JAMAAH UMROH TERDEPORTASI !!! Lima orang jemaah umrah asal Indonesia ditangkap oleh Aparat Keamanan Arab Saudi pada Selasa 12 Maret 2024 di Makkah sekitar pukul 22.13 WAS. Kelimanya ditangkap secara sepihak oleh Polisi Saudi karena dituduh melakukan praktik berjualan secara illegal di tanah suci. Dari kelimanya, 4 orang diketahui merupakan jemaah dari Travel umroh Denpasar dan 1 jamaah berasal dari Jawa Barat diketahui keempat jemaah tersebut tergabung dalam rombongan umroh berjumlah 23 orang dan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta (CGK) pada Jumat, 8 Maret pukul 00.40 WIB dengan penerbangan Saudi Arabia (SV 827) ke Jeddah JED. Rombongan akan melaksanakan umrah selama 8 hari dengan Rencana kepulangan sesuai dengan tiket pada hari Jumat tanggal 15 Maret pukul 19.15 WAS by dengan maskapai Saudia (SV 816). Namun pada tanggal 12 Maret pukul 22.13 WAS ada 4 orang jamaah (Denpasar) yang di tangkap Askar/Polisi sesaat setelah belanja buat oleh-oleh (Pakaian, Sorban, dll) dengan sangkaan “berjualan pakaian” dan infonya 1 orang jamaah (Jawa Barat) secara bersamaan,” demikian seperti dikutip dari keterangaan BB Tour yang diterima himpuhnews pada Rabu (20/03). Setelah diputus bersalah, 5 jemaah tadi lalu dikenai sanksi berupa Tarhil (Deportasi). Atas kasus pihak travel langsung berkoordinasi dengan Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi dan pihak Muasasah untuk menindak lanjuti dan mencari mencari jalan keluar atas permasalahan ini. Namun hingga berita ini dirilis masih belum ada informasi maupun keterngan lebih lanjut. “Kami berharap mereka bisa keluar dari Saudi Arabia dengan Normal, karena kalau melalui Tarhil berkonsekuensi terhadap tidak diterimanya mereka masuk kembali ke Saudi selama 10 tahun kedepan,” demikian penuturan dari travel umroh Denpasar. Sebagai informasi tambahan, seluruh jamaah selain yang 4 orang itu, sudah kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat. HIMBAUAN BAGI JAMAAH UMROH Kami dari team Cahaya Madinah menghimbau bagi seluruh jamaah Umroh Cahaya Madinah khususnya, untuk tetap menjaga kondusifitas dan mentaati peraturan yang berlaku ditanah suci. Tak kalah penting juga untuk selalu berfokus dalam setiap rangkaian Ibadah umrah serta sunnah-sunnah yang lainnya. SOLUSI CAHAYA MADINAH Khusus jamaah Cahaya Madinah, jika membutuhkan oleh-oleh tidak perlu repot-repot bawa ini dari tanah suci, cukup kirim pesan dengan Admin Cahaya Madinah, insyaAllah kami akan memfasilitasi belanja oleh-oleh melalui Toko Pusat Oleh-oleh Umrah dan Haji kami, Yaitu Azzahra. Azzara Hadir bermaksud agar jamaah berfokus ibadah saat di tanah suci dan tidak perlu repot dengan barang bawaan berupa oleh-oleh dari tanah suci, dan insyaAllah kualitas dari produk Azzara 100% Original seperti di Tanah Suci. PENUTUP Semoga untuk seluruh jamaah Cahaya Madinah yang di Tanah Suci selalu mendapatkan kelancaran dan ke khusyukan dalam beribadah, dan bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah
Umroh Ramadhan 2024 Membludak, Saudi Batasi Umroh
Umroh Ramadhan 2024 Membludak Setiap Umat Muslim di Dunia pasti tidak ingin melewatkan untuk menunaikan umrah saat bulan suci Ramadhan, pasalnya jika umat muslim menunaikan umrah Ramadhan akan mendapatkan banyak amalan. Salah satu amalan menunaikan umrah saat bulan suci ramadan adalah Pahala Sholat dilipatgandakan oleh Allah SWT. Bahkan terdapat keutamaan lainnya yaitu jika menunaikanumroh saat bulan suci ramadan akan mendapat Pahala setara menunaikan Ibadah Haji bersama Nabi Muhammad SAW. Tetapi ada salah satu hal yang wajib menjadi perhatian bagi Jamaah yang ingin menunaikan umrah saat bulan ramadan , yakni kepadatan jamaah umrah. Terlebih lagi pada tahun 2024 ini kondisi tanah suci penuh akan jamaah yang akan melaksanakan ibadah umroh. Sikap Pemerintah Arab Saudi Terkait membludaknya jamaah umrah di bulan ramadan, Pemerintah Arab Saudi sudah mengambil sikap dan tindakan untuk mengatasi membludaknya jamaah umrah saat bulan suci ramadan tahun 2024 ini. Dalam upaya untuk menanggulangi membludaknya jamaah umroh saat bulan ramadhan yang setiap tahunnya tak terhindarkan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan memberlakukan kebijakan baru yang melarang jamaah untuk menunaikan umrah lebih dari satu kali selama bulan ramadan . Dilansir dari Saudi Gazette Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan, izin untuk melakukan dua atau lebih ibadah umrah tidak dikeluarkan selama bulan suci. Langkah tersebut untuk meminimalisir kepadatan dan memberikan kesempatan bagi Jamaah Umrah lainnya untuk menunaikan umroh dengan aman dan nyaman selama bulan suci (sumber : nu.or.id) Keputusan tersebut dibuat sebagai tindak lanjut atas membludaknya jamaah umrah saat bulan suci ramadhan. Akan tetapi membludaknya jamaah umrah saat bulan ramadan seringkali berakibat atas ketidaknyamanan jamaah untuk menunaikan ibadah umrah dengan khusyuk. Penerapan Sistem Baru Selain itu, di dalam sistem aplikasi nusuk yang mengatur izin pelaksanaan umrah, sudah menerapkan sistem hanya satu kali umroh, bagi jamaah yang mengajukan izin umrah lebih dari sekali saat bulan ramadan akan mendapat pesan “Penerbitan izin gagal”. Hal tersebut bertujuan agar setaiap jamaah umrah memliki kesempatan yang sama untuk menunaikan umroh dengan aman dan nyaman. Kementrian Haji Umrah Arab Saudi juga memberikan Himbauan kepada Jamaah untuk mematuhi kebijakan baru ini. Tanggapan Pemerintah Indonesia. Terkait Peraturan Baru bagi Jamaah tidak menunaikan umroh lebih dari satu kali, Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil memberikan tanggapanya setelah Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan tersebut. Yaqut menyampaikan, mana yang kompatibel dengan aturan Pemerintah Indonesia dan mana yang tidak akan disimkronkan dengan aturan yang berlaku. Ia juga berharap bisa mendapatkan informasi terkait aturan yang kompatibel tentang pelaksanaan ibadah umrah saat bulan suci ramadhan. Penutup Semoga Sahabat Cahaya Madinah bisa segera menunaikan ibadah umroh saat bulan suci ramadan . Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah
5 KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN, YANG KEDUA SANGAT ISTIMEWA
5 KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN Sudah menjadi hal yang sangat umum, jika bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat muslim, tidak hanya umat muslim indonesia melainkan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Pada ramadhan ini seluruh umat muslim berbondong-bondong untuk berbuat kebaikan untuk mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya. Pada Ramadhan juga umat muslim melaksanakan rukun islam yang ke 3, yaitu puasa. Setiap umat muslim wajib hukumnya untuk menjalankan ibadah puasa. Selain berpuasa, ada salah satu ibadah yang dianjurkan, yaitu ibadah umrah di Tanah Suci. Selain itu Ramadhan juga merupakan bulan suci istimewa penuh kemuliaan dan juga penuh dengan keberkahan yang sayang apabila dilewatkan begitu saja. Terlebih lagi, ada banyak keutamaan dan keistimewaan pada Ramadhan ini, sehingga ramadhan bisa menjadi waktu terbaik dan tepat bagi seluruh umat muslim untuk memperbaiki diri meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. lantas, apa saja keistimewaan dan keutamaan ramadhan ? simak penjelasannya di bawah ini 1. Malam diturunkan al quran Keistimewaan pertama bulan ramadhan adalah bulan diturunkannya kitab suci umat muslim yakni al qur’an. Dimana pada bulan yang suci ini al quran diturunkan kepada nabi muhammad saw. Al quran diturunkan pada malam 17 bulan suci ramadhan. Pada saat al quran diturunkan kepada nabi muhammad saw, terjadi perubahan besar terhadap peradaban umat muslim di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim, kerana pada bulan tersebut merupakan bulan diturunkannya kitab suci umat muslim yakni al quran untuk memperingati diturunkan al quran, seluruh umat muslim menggelar kegiatan seperti membaca dan khataman al quran pada malam ke 17 ramadhan. 2. Terdapat malam lailatul qadar Selain bulan diturunkannya al quran, terdapat keistimewaan ramadhan yang lain, yakin malam lailatul qadar. Malam lailatul qadar merupakan salah satu malam yang sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Pada malam lailatul qadar tersebut umat muslim berbondong-bondong untuk memperbanyak ibadah dan juga memperbanyak melakukan kebaikan terhadap sesama. Malam lailatul qadar umumnya berlangsung pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir pada bulan ramadhan. barang siapa yang mendapatkan keistimewaan lailatul qadar ini akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa, salah satunya adalah mendapatkan amalan ibadah setara ibadah selama puluhan tahun. 3. Bulan doa-doa terkabul Keistimewaan bulan ramadhan berikutnya adalah doa yang dipanjatkan lebih mudah terkabul. Sebenarnya doa bisa dikabulkan kapan saja tergantung dari kehendak dari allah swt, jadi kita bisa memanjatkan doa kapan saja ketika kita mau atau sedang membutuhkan. tetapi, ketika memanjatkan doa saat bulan suci ramadhan, segala macam jenis doa yang kita panjatkan akan lebih mudah untuk dikabulkan. Oleh karena itu bulan puasa dianggap sangat istimewa, karena pada bulan tersebut doa-doa yang dipanjatkan akan lebih mudah terkabul. 4. Pahala dilipatgandakan Keistimewaan bulan ramadhan selanjutnya adalah pahala dilipatgandakan ketika melakukan amalan-amalan. Selain menjalankan ibadah wajib, banyak amalan lain yang bisa kamu lakukan pada bulan ramadhan, salah satunya adalah berbuat baik kepada sesama atau menunaikan ibadah sunnah seperti membaca al-quran, dzikir pagi dan petang. Tetapi perlu diingat ketika melakukan suatu amalan harus diniatkan dari hati untuk mendapatkan keberkahan dan kenikmatan dari oleh allah swt bukan untuk mendapatkan kenikmatan sesaat saja. 5. Pintu Kebaikan dibuka. Keistimewaan bulan ramadhan berikutnya adalah pintu kebaikan dibuka selebar-lebarnya, sehingga bagi umat muslim yang berbuat kebaikan akan berbalik mendapatkan kebaikan juga. Selain itu, orang-orang yang sebelumnya memiliki hati yang keras akan berubah memiliki hati yang lembut dan baik kepada sesama muslim pada saat bulan puasa. Karena sesungguhnya allah swt maha membolak-balikan hati hati seseorang dengan mudah. PENUTUP Itulah 5 keistimewaan bulan suci ramadhan. Semoga keluarga Arofahmina senantiasa mendapatkan kenikmatan dan keberkahan di bulan ramadhan, serta mendapat pahala yang dilipatgandakan Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
MENIKAH DI MASJIDIL HARAM & MASJID NABAWI
AKAD NIKAH DI TANAH SUCI Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi – Sahabat Cahaya Madinah, siapa sih yang tidak ingin menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci ? sudah dapat dipastikan bahwa seluruh umat muslim di seluruh Dunia pasti ingin menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Pada saat menunaikan Umrah di Tanah Suci, terdapat banyak hal dan momen yang tidak akan terlupakan para para jamaah umroh, seperti saat ziarah di makam Nabi Muhammad SAW Madinah, berdoa dan memohon ampun di depan Kabah Masjidil HaromMekah dan lain sebagainya. Tetapi apakah Sahabat Cahaya Madinah sudah tahu, bahwa ada salah satu hal yang bisa menjadi momen bersejarah dalam hidup yang bisa Sahabat Cahaya Madinah lakukan ketika berada di tanah suci ? momen tersebut adalah melangsungkan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi Mulai saat ini (30/01/2024) para jamaah umrah atau peziarah yang mengunjungi Tanah Suci boleh melangsungkan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjid Masjidil . Akad Nikah tersebut bisa dilaksanakan di salah satu dari dua masjid suci yang berada di Arab Saudi, yakni Masjidil Haram, Mekah dan juga Masjidil Nabawi, Madinah. Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Diperbolehkannya menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi tersebut mendapat izin secara resmi dari Pemerintahan Arab Saudi. Dilansir dari situs Detik.com, bahwa diperbolehkannya menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Masjidil tersebut diresmikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Upaya tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar para Jamaah Umroh atau wisatawan di Arab Saudi mendapat momen dan pengalaman yang luar biasa ketika mengunjungi kota suci Makkah dan Madinah. Meskipun Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan izin untuk menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi , tetapi setiap orang atau pengunjung yang akan menyelenggarakan akad nikah tersebut tetap mengikuti peraturan yang berlaku. Menurut Ahli Pernikahan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Menurut beberapa ahli Agama, bahwa menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi diperbolehkan dalam ajaran islam, Selain itu, Musaed Al Jabri, pejabat pernikahan Arab Saudi juga menyampaikan, bahwa Nabi Muhammad SAW juga pernah menyelenggarakan akad nikah atau pernikahan di tempat tersebut. Al Jabri juga menambahkan, banyak dari penduduk lokal kota Madinah juga melakukan pernikahan di Masjidil Nabawi. Bahkan hal tersebut juga sudah menjadi kebiasaan atau tradisi yang umum. “Beberapa dari pasangan mempelai memiliki tradisi untuk mengundang keluarga besar dan juga kerabat ketika melangsungkan pernikahan. Namun seringkali rumah dari keluarga mempelai tidak bisa menampung banyaknya semua tamu undangan,” Ujar Al Jabri. “maka pernikahan dilangsungkan di tempat yang lebih besar, salah satunya masjid Nabawi “ sambung Al Jabri. Beberapa dari masyarakat percaya, bahwa ketika melangsungkan pernikahan di Masjid dapat membawa keberkahan dan juga keberuntungan baik bagi yang melangsungkan pernikahan ataupun bagi yang hadir menjadi saksi pernikahan. Meskipun demikian, tetap penting juga untuk tetap memperhatikan kesucian di dalam masjid, karena masjid juga tempat untuk ibadah. Penutup Itulah sedikit informasi mengenai diperbolehkannya melangsungkan pernikahan di dua masjid suci umat muslim, yakni Masjidil Haram, Makkah dan juga Masjid Nabawi, Madinah. Semoga suatu sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian untuk menunaikan umrah bisa segera Umrah ataupun mungkin Sahabat Cahaya Madinah juga memiliki impian untuk melangsungkan pernikahan Masjidil Harom, Makkah dan juga Masjidil Nabawi, Madinah. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
AWAS !!! BERIKUT LARANGAN UMROH & HAJI
Larangan Umroh & Haji yang Wajib Dihindari Oleh Jamaah Sahabat Cahaya Madinah, bagi kamu yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh, perlu memperhatikan beberapa tata cara dan aturan yang berlaku agar ibadah Haji atau Ibadah Umroh yang dilaksanakan sah dan diterima oleh Allah SWT. Selain itu, Sahabat Cahaya Madinah juga harus memahami larangan-larangan yang harus dihindari saat pelaksanaan ibadah haji atau Ibdah umroh. Berikut larangan-larangan umroh atau haji yang wajib diketahui jika Sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh : Larangan Umroh bagi Jamaah Pria : Ihram atau Kain Ihram merupakan pakaian yang digunakan oleh Jamaah Umrah atau HajiPria saat melaksanakan ibadah umroh dan haji. Oleh karena itu Jamaah Umrah atau Haji pria diwajibkan untuk menggunakan Kain Ihram. Selain itu Ihram yang digunakan tidak boleh dijahit dan mengikuti lekuk tubuh. Saat sedang menggunakan Ihram, Jamaah Umrah atau Haji pria dilarang menggunakan pakaian lainnya, termasuk kaos dan pakaian dalam. Selain itu, Jamaah pria juga dilarang untuk menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan juga penutup kepala seperti kopiah dan sejenisnya. Larangan Umroh bagi Jamaah Wanita : Jamaah Umrah atau Hajiwanita wajib memakai busana yang menutupi aurat saat melaksanakan ibadah haji atau Ibadah umroh di tanah suci. Meskipun demikian, Jamaah wanita dilarang untuk menggunakan sarung tangan atau sejenisnya yang dapat menutupi telapak tangan. Serta, Jamaah Umrah atau Haji wanita juga dilarang untuk menutupi bagian wajah, termasuk menggunakan cadar juga dilarang saat melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh. Larangan Umroh lainnya : Dilarang menggunakan parfum atau sejenisnya saat dalam keadaan berIhram Dilarang memotong kuku dan mencabut bulu selama ber-Ihram Dilarang mengganggu dan membunuh Hewan saat dalam keadaan berIhram Dilarang merusak atau memotong Pepohonan. Serta juga dilarang untuk mencabut tanaman saat selama berIhram Jamaah dilarang untuk melamar, menikah, menjadi saksi nikah selama dalam keadaan berIhram Dilarang bermesraan, bercumbu dan sejenisnya saat sedang ber-Ihram. Termasuk juga dilarang untuk melakukan hubungan suami-istri Selama melaksanakan ibadah haji atau umroh, seluruh Jamaah diharuskan untuk menjaga ucapan. Termasuk juga dilarang menggunakan kata-kata kasar dan kotor. Penutup Itulah beberapa larangan-larangan umroh atau haji yang wajib untuk diketahui oleh Sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh di Tanah Suci. Dengan adanya larangan-larangan Umrah atau Haji tersebut, diharapkan Jamaah Umrah atau Ibadah Haji tidak melanggar larangan-larangan umroh atau haji tersebut agar ibadah haji ataun Ibadah umroh yang dilaksanakan sah dan Ibadah Umroh atau Ibaah Hajinya diterima oleh Allah SWT. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh.
TERGOLONG IBADAH SUNNAH, INILAH 10 KEISTIMEWAAN UMROH
Tergolong Ibadah Sunnah, inilah 10 Keistimewaan Umroh Ibadah Haji merupakan salah satu dari lima rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim. Namum, tidak banyak umat muslim yang mampu melaksanakan ibadah Haji karena biaya yang dikeluarkan cukup banyak. Selain itu, pelaksanaan Ibadah Haji juga terbatas oleh waktu dan kesediaan jamaah yang dapat melakukannya pada waktu tertentu. Sehingga banyak umat muslim yang lebih memilih untuk melaksanakan ibadah umrah. Karena Ibadah Umrah dapat dilaksanakan kapan saja dan biayanya juga relatif lebih murah dari Ibadah Haji. Selain itu, melaksanakan ibadah Umrah hukumnya sunnah, sehingga tidak wajib untuk dilakukan. Meskipun termasuk ibadah sunnah, tetapi terdapat beberapa keistimewaan ibadah umrah yang baik jika dilaksanakan. Apa saja keistimewaan melakukan ibadah Umrah ? simak penjelasannya dibawah ini. 1. Menghapus Dosa “Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah (menghapuskan dosa) di antara keduanya dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain surga.” (HR. Bukhari). Dari hadits diatas disebutkan bahwa seseorang orang akan dihapuskan dosanya, jika seseorang telah melaksanakan ibadah Umrah sebelumnya, kemudian melaksanakan ibadah umrah di tahun berikutnya. Maka diantara kedua waktu umrah tersebut akan dihapuskan dosa-dosanya. 2. Hati Menjadi Tenang Berdoa saat melaksanakan ibadah umrah akan membuat hati menjadi tenang dan sabar. Selain itu, dengan berdoa saat menjalankan ibadah umrah juga dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih tentram. 3. Pahala Shalat Dilipatgandakan Jika pada umumnya melaksanakan sholat hanya mendapatkan pahala 1 derajat bila shalat sendiri dan pahala 27 derajat bila berjamaah. Namum, ketika melaksanakan sholat saat ibadah umrah akan mendapatkan pahala 1000 kali lipat hingga 100.000 kali lipat dari sholat pada umumnya. 4. Meningkatkan Iman dan Taqwa Melaksanakan ibadah umroh juga dapat meningkatkan iman dan taqwa. Dengan melakukan ibadah umrah, berarti orang tersebut juga berusaha untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT. 5. Media Jihad Bagi Perempuan Jihad merupakan salah satu ibadah yang memperlukan pengorbanan pasar, sehingga pahala yang dijanjikan adalah surga. Dulu, jihad dilakukan dengan mengikuti perang untuk membela islam tetapi perempuan dilarang mengikutinya karana fisiknya lemah. Sehingga Allah SWT memberikan pilihan lain untuk perempuan melakukan jihad dengan cara melaksanakan ibadah Haji atau Umrah. 6. Doa Akan Dikabulkan “Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka dan mereka datang, maka mereka minta kepada Allah dan Allah akan mengabulkan.” (HR. Al-Bazzar). Dari hadist diatas disebutkan keistimewaan umrah lainnya adalah doa akan dikabulkan. Orang-orang yang melaksanakan ibadah umroh merupakan para tamu Allah SWT, sehingga bagi orang yang melaksanakan ibadah umroh akan dikabukan semua doanya oleh Allah SWT. 7. Mendapat Keberkahan Melaksanakan ibadah umrah dapat memberikan keberkahan bagi setiap orang yang menjalankannya. Jika melaksanakan ibadah umrah dengan hati yang ikhlas dan juga dilaksanakan dengan khusyu’ maka akan menjadi ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Ketika ibadah umroh diterima, maka hidup kita akan diberikan keberkahan dan kenikmatan. 8. Dijanjikan Surga Keistimewaan Umroh berikutnya adalah akan dijanjikan tempat di surga. Bagi setiap orang yang melaksanakan umrah dengan hati yang ikhlas dan menjalankannya dengan benar, maka akan mendapatkan pahala yang sangat besar dan akan mendapatkan surga. 9. Dijauhkan dari Kemiskinan Allah SWT memberikan keistimewaan kepada setiap orang yang melaksanakan ibadah umrah dengan menjauhkan kemiskinan dan kekafiran. Seperti yang disampaikan oleh hadist dibawah ini. “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.” (HR. Tirmidzi) 10. Wafat saat Umrah, Pahala dicatat sampai Kiamat Keistimewaan Umroh yang terakhir adalah jika seseorang meninggal dunia saat melaksanakan umrah maka pahalanya akan dicatat sampai hari kiamat itu tiba. Keistimewaan ini dapat diberikan ketika seseorang melakukan ibadah umrah dengan khusyu’ dan menjalankannya dengan cara yang benar. Meskipun rukun umrahnya belum terlaksana semuanya, tetapi Allah SWT sudah menjanjikan pahala baginya. Penutup Itu dia berbagai keistimewaan saat melaksanakan ibadah umrah serta penjelasannya. Meskipun ibadah umroh hukumnya sunnah, tetapi ibadah umrah memiliki beragam keistimewaan yang dapat memberikan kita pahala dan juga meningkatkan keimanan kita terhadap Allah SWT. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh.
KEISTIMEWAAN BULAN RAJAB, NOMOR 7 SANGAT LUAR BIASA
Keistimewaan Bulan Rajab Keistimewaan Bulan Rajab – Sahabat Cahaya Madinah, pasti kamu berpikir bahwa Bulan Ramadhan merupakan satu-satunya yang memiliki keistimewaan yang luar biasa bagi umat muslim yang ada di seluruh Dunia. Pasalnya pada bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan penuh ampunan. Tetapi tahu nggak sih Sahabat Cahaya Madinah bahwa ada salah satu bulan yang tidak kalah istimewanya jika dibandingkan dengan bulan Ramadhan ? Ternyata ada satu bulan yang juga memiliki keistimewaan dan keutamaan yang luar biasa bagi umat muslim, bulan tersebut adalah bulan Rajab. Bulan Rajab sendiri terletak di antara bulan Jumadil Akhir dan Bulan Sya’ban dalam Kalender Hijriyah. Pada tahun 2024 ini 1 Rajab 1444 H jatuh pada hari sabtu, 13 Januari 2023. Bagi yang belum tahu, bahwa bulan Rajab juga merupakan salah satu dari empat bulan Haram. Seperti yang dijelaskan oleh Ibnu katsir dalam tafsirnya, yang dimana empat bulan Haram adalah bulan Dzulqa’dah, bulan Dzulhijjah, bulan Muharram dan bulan Rajab. Dalam empat bulan Haram tersebut, Allah SWT menciptakan langit dan bumi, serta juga melarang manusia untuk menyiksa atau menganiaya diri sendiri ataupun menganiaya orang lain. Selain itu, disebutkan juga bahwa Allah SWT memberikan keistimewaan terhadap bulan-bulan Haram tersebut, tak terkecuali juga pada bulan Rajab. Lantas apa saja Keutamaan bulan Rajab bagi umat muslim ? simak penjelasannya pada artikel di bawah ini 1. Bulan yang dimuliakan Allah SWT keistimewaan bulan Rajab yang pertama adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa bulan Rojab termasuk dalam salah bulan Haram yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bahkan dalam Al Qur’an disebutkan juga tentang keutamaan salah satu bulan Haram tersebut, yakni dalam Surat At Taubah ayat 36 yang berbunyi : إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ Artinya : “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. (QS. At-Taubah:36). 2. Bulan Penuh Rahmat keistimewaan bulan Rajab yang kedua adalah Bulan yang penuh rahmat dari Allah SWT kepada seluruh umatnya. Bulan Rajab juga merupakan bulan Istighfar, maka disunahkan memperbanyak istighfar di bulan Rajab. Selain itu memperbanyak istighfar di bulan Rajab juga dianjurkan dalam sebuah Hadits riwayat Imam Bukhari, yang berbunyi : اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ Allahumma Anta Robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wa wa’dika mastatho’tu, audzubika min syarri ma shona’tu, abu’u laka bini’matika alayya wa abu’u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuuba illa Anta. Artinya: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.” (HR. Bukhari). 3. Larangan Berperang keistimewaan bulan Rajab yang ketiga adalah bulan yang dilarang untuk berperang. Aturan larangan berperang tersebut sudah ada sejak zaman bangsa Arab ketika sebelum kedatangan Islam. Kemudian larangan tersebut dikuatkan pada zaman setelah kedatangan Islam, yang dimana tercantum dalam surat Al Quran yang berbunyi : يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَكُفْرٌ بِهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِ مِنْهُ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ وَلا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ Artinya: Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah, “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram, dan mengusir penduduknya dari sekitarnya lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh.” Mereka tidak henti-hentinya memerangi kalian sampai mereka (dapat) mengembalikan kalian dari agama kalian (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kalian dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (QS. Al Baqarah: 217) 4. Disunnahkan Puasa keistimewaan bulan Rajab yang keempat adalah disunnahkan untuk menunaikan Puasa selama bulan Rajab. Seperti yang dikatakan oleh Imam Al Ghazali, bahwa puasa Rojab memiliki keutamaan yang tinggi jika dibandingkan puasa di bulan lainnya. Selain itu dalam sebuah Hadits yang disampaikan oleh Imam Musa bin Jafar As menjelaskan, dengan menunaikan puasa bulan Rojab akan mendapatkan pahala yang luar biasa. 5. Bulan penuh Kebaikan & Keberkahan Keistimewaan bulan Rajab yang kelima adalah bulan yang dikenal sebagai bulan yang penuh kebaikan dan keberkahan. Dikatakan bulan kebaikan karena Rajab juga biasa disebut Al-Ashab yang memiliki arti yang mengalir atau menetes, yang juga dapat diartikan sebagai derasnya tetesan kebaikan. Selain itu bulan Rojab juga merupakan bulan untuk memulai persiapan menuju bulan Ramadhan, sehingga Nabi Muhammad SAW berdoa : أللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان Allahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’bana wa ballighnaa ramadhaan Artinya : “Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan.” 6. Bulan Ibadah keistimewaan bulan Rajab yang keenam adalah Bulan Ibadah. Pada bulan dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Seperti salah satunya menunaikan Puasa Sunnah. Selain itu, umat muslim juga dianjurkan menunaikan sholat sunnah. Yakni di hari pertama bulan Rojab, di hari Jumat di minggu pertama bulan Rojab, dan pada malam 27 bulan Rojab. Tak hanya itu, kamu juga bisa memperbanyak Istighfar pada bulan ini. Seperti dalam Hadits yang diamalkan oleh Rasulullah SAW اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ Allahumma Anta Robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika
PERLENGKAPAN UMROH UNTUK PRIA DAN WANITA YANG PERLU DIBAWA
Pelengkapan Umroh untuk Jamaah Pria dan Wanita yang perlu dibawah Perlengkapan Umroh – Setiap umat muslim yang ada di seluruh penjuru dunia pasti ingin menunaikan ibadah di Tanah Suci, baik itu ibadah umroh ataupun ibadah haji. ketika setiap umat muslim yang memiliki rencana atau berkeinginan untuk melaksanakan Ibadah Umroh di Tanah Suci, perlu mempersiapkan beberapa hal agar dapat melaksanakan ibadah umroh dengan aman dan tanpa ada kendala satupun. Seperti salah satunya adalah mempersiapkan kelengkapan dokumen dan syarat lainnya untuk berangkat umroh. Kelengkapan dokumen dan persyaratan umroh tersebut harus dipenuhi oleh setiap calon Jamaah, agar setiap jamaah dapat melaksanakan ibadah umroh dengan lancar tanpa ada kendala apapun selama berada di Tanah Suci Selain itu, para calon jamaah umroh perlu juga untuk mempersiapkan ebeberapa perlengkapan dan pakaian umroh untuk ibadah, karena mengingat akan melakukan perjalanan yang cukup jauh dan juga cukup lama. Dengan membawa perlengkapan ibadah dapat membantu setiap Jamaah dalam menunaikan Ibadah Umroh dengan khusyuk dan lancar tanpa ada kendala satu pun. Lalu, apa saja perlengkapan dan pakaian ibadah umroh yang harus dibawa dan perlu dipersiapkan oleh para calon jamaah umroh ? yuk, simak informasi dibawah ini sebelum kamu memutuskan untuk menunaikan ibadah umrah !!! Perlengkapan Umrah untuk Pria Berikut beberapa perlengkapan umroh yang perlu dibawa oleh Jamaah umroh Pria saat akan menunaikan Ibadah Umroh : Dua Kain Ihram untuk pelaksanaan ibadah umrah Sarung untuk beribadah Buku Kumpulan Do’a Al-Qur’an Selain perlengkapan untuk Ibadah Umroh, perlu juga untuk membawa beberapa perlengkapan pribadi yang berguna untuk menunjang aktivitas selama berada di Tanah Suci. Berikut perlengkapan pribadi Pria yang perlu dibawa ke tanah suci ketika menunaikan umrah : Kacamata dan masker, yang berguna untuk melindungi mata dan mulut dari pasir atau debu Perlengkapan Mandi Alat Cukur rambut, bisa berupa gunting atau mesin cukur Baju Koko, Celana Panjang, Jaket dan pakaian sehari-hari Sandal atau Sepatu Vitamin dan Obat-obatan pribadi untuk antisipasi jika sakit ketika berada di Tanah Suci Pelembab Kulit yang berguna untuk melindungi kulit dari cuaca yang panas dan terik matahari Perlengkapan Umroh Wanita Perlengkapan umrah yang perlu dibawa oleh Jamaah Wanita dengan Pria tentu berbeda, karena perlengkapan untuk wanita sedikit lebih banyak jika dibandingkan dengan pria. Berikut perlengkapan yang perlu dibawa oleh wanita ke tanah suci ketika menunaikan umrah : Ihram atau Mukena untuk pelaksanaan ibadah umrah Buku Kumpulan Do’a Kaos kaki Sarung Tangan atau kaus tangan Selain perlengkapan untuk Ibadah Umroh, ada juga beberapa perlengkapan pribadi yang perlu dibawa oleh wanita saat akan berangkat ke Tanah Suci. Berikut perlengkapan pribadi jamaah wanita : Kacamata dan masker, yang berguna untuk melindungi mata dan mulut dari pasir atau debu Perlengkapan Mandi Perlengkapan Rias atau Make-up pribadi yang secukupnya Pakaian sehari-hari, disarankan untuk membawa pakaian yang tertutup dan sopan Sandal atau sepatu Vitamin dan Obat-obatan pribadi untuk antisipasi jika sakit ketika berada di Tanah Suci Pembalut, untuk antisipasi jika ketika di tanah suci mengalami datang bulan Pelembab kulit yang berguna untuk melindungi kulit dari cuaca panas dan terik matahari Selain beberapa perlengkapan yang sudah disebutkan diatas, tentunya para calon jamaah juga dapat membawa lagi beberapa perlengkapan lainnya sesuai dengan kebutuhan Jamaah. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan banyaknya perlengkapan dengan lamanya berada di Tanah Suci. Penutup Itulah beberapa perlengkapan ibadah umrah yang harus dibawa oleh masing-masing calon jamaah umroh pria maupun calon jamaah umrah wanita yang ingin dan memiliki rencana untuk menaikan ibadah umroh di Tanah Suci. Dengan membawa perlengkapan ibadah dapat membantu setiap Jamaah dalam menunaikan Ibadah Umroh dengan khusyuk dan lancar tanpa ada kendala satu pun. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh.
TIPS UMRAH : AGAR TIDAK DEHIDRASI SAAT DI TANAH SUCI
TIPS UMRAH : AGAR TIDAK DEHIDRASI SAAT DI TANAH SUCI Sebelum melaksanakan Ibadah Umroh di Tanah Suci, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, agar proses Ibadah Umroh dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar tanpa ada halangan apapun. Selain itu, diperlukan juga persiapan secara jasmani dan rohani agar tubuh dan fisik kita tetap kuat selama menunaikan Ibadah Umroh. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Hal tersebut perlu dilakukan oleh Jamaah yang akan melaksanakan Ibadah Umroh pada musim panas. Mengingat kondisi cuaca Arab Saudi saat memasuki musim panas dapat membuat fisik dan stamina lebih cepat lelah. Lalu, bagaimana caranya agar tubuh kita terhindar dari dehidrasi ? yuk, simak tips umrah dibawah ini agar terhindar dari dehidrasi ! Membawa Air Minum Tips Umrah yang pertama adalah selalu membawa air minum sendiri. Tips yang pertama ini perlu dilakukan, karena sebagian besar kandungan dalam tubuh kita adalah air. Jika kita kehabisan kandungan air dalam tubuh kita, besar kemungkinan tubuh kita akan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu penting untuk meminum minimal 3 liter setiap harinya. Selain itu, disarankan untuk membawa air minum sendiri. Karena saat melaksanakan Ibadah Umroh, para Jamaah akan berpindah-pindah tempat, sehingga jangan tidak akan bergantung pada beberapa tempat yang menyediakan air minum. Konsumsi Glukosa yang Cukup Tips Umrah yang berikutnya adalah mengkonsumsi kandungan Glukosa. Dengan mengkonsumsi Glukosa yang akan membuat tubuh kita terhindar dari dehidrasi. Kandungan Glukosa bisa didapatkan dari beberapa makanan. Ketika tubuh dehidrasi segeralah mengkonsumsi makanan yang mengandung Glukosa untuk membantu tubuh agar tidak dehidrasi dan memberikan energi tambahan. Agar kamu dapat segera melanjutkan untuk melaksanakan Ibadah Umroh. Konsumsi Buah dan Sayuran Kebutuhan cairan dalam tubuh kita tidak hanya berasal dari air minum saja. Kandungan air juga bisa didapatkan dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan. Sekitar 20 persen asupan cairan dalam tubuh kita bisa diperoleh dengan mengkonsumsi makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran juga dapat membuat tubuh kita terhindar dehidrasi saat melaksanakan Ibadah umroh. Ada beberapa jenis buah-buahan dan sayuran yang dapat mengurangi dehidrasi seperti, semangka, jeruk, blewah, timun, hingga selada. Pastikan juga bahwa kamu menjaga pola makan dan perbanyak mengkonsumsi serat, sehingga tubuh kamu terhindar dari dehidrasi selama melaksanakan Ibadah Umroh selama di Tanah Suci. Membawa Payung Tips Umrah berikutnya adalah membawa masker dan payung. Saat Arab Saudi memasuki musim panas, sinar matahari yang terik dapat mengakibatkan tubuh kita dehidrasi dan bisa jatuh sakit. Oleh karena itu diperlukan perlindungan terhadap tubuh kita agar tidak terjadi dehidrasi. Membawa payung merupakan salah satu opsi yang perlu dipersiapkan. Karena payung dapat melindungi tubuh kita dari panas terik matahari. Selain itu, dengan membawa payung sendiri para jamaah juga tidak perlu untuk mencari tempat yang tidak terpapar sinar matahari. Menjaga Kesehatan dan Berolahraga Menjaga kesehatan merupakan salah satu cara agar terhindar dari dehidrasi selama berada di Tanah Suci. Selain itu, dengan memperhatikan kondisi kesehatan pada tubuh kita, maka kita bisa bisa mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada tubuh kita. Selain menjaga kesehatan, rutin berolahraga juga perlu dilakukan untuk menambah daya tahan tubuh agar tidak cepat lelah. Berolahraga juga dapat meningkatkan imun pada tubuh kita. Ada beberapa jenis olahraga ringan yang mudah untuk dilakukan seperti Jogging, jalan sehat dan lain sebagainya. Manfaatkan Air Zam-zam Jika kamu membawa botol air minum sendiri, gunakan botol tersebut untuk diisikan air zam-zam. Ada beberapa tempat yang menyediakan tempat untuk mengisi air zam-zam, salah satunya adalah di Masjid. Perlu kamu ketahui, bahwa air zam-zam tersebut memiliki kandungan yang tidak dimiliki oleh air pada umumnya, sehingga air zam-zam akan membuat tubuh kamu jauh lebih segar dan membuat kamu lebih berenergi lagi. Hindari Kafein Tips yang terakhir adalah hindari mengkonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein. Jika kamu memiliki kebiasaan minum kopi, sebaiknya hindari sesaat kebiasaan minum kopi tersebut sebelum berangkat atau ketika berada di Tanah Suci. Kopi memiliki kandungan kafein yang tinggi, sehingga akan lebih cepat membuat tubuh kita dehidrasi. Penutup Itulah beberapa tips yang perlu dilakukan agar kamu terhindar dari dehidrasi. Karena jika tubuh kamu merasakan dehidrasi, maka ibadah yang jalankan di Tanah Suci tidak akan khusyuk. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh
TIPS WISATA UNTUK MUSLIM
TIPS WISATA UNTUK MUSLIM Sahabat Cahaya Madinah, sebagai umat muslim sudah seharusnya dan menjadi kewajiban untuk selalu beribadah kepada sang Pencipta Allah SWT sesuai dengan ajaran, syariat serta sunnah-sunnah. Tetapi sebagai umat muslim, kita semua juga harus menyeimbangkan pola hidup antara beribadah dan kehidupan atau aktivitas lainnya. Menyeimbangkan pola hidup antara beribadah dan aktivitas yang lain memiliki manfaat agar hidup kita menjadi tenang, tentram serta tidak cepat bosan. Salah satu aktivitas yang dapat membuat kita tidak cepat bosan tetapi aktivitas tersebut tidak dilarang oleh agama islam yaitu pergi melakukan liburan atau berwisata. Karena kita sebagai umat muslim, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan atau dipersiapkan ketika kita akan memutuskan untuk pergi liburan atau wisata, agar ketika kita liburan tidak bertentangan dengan ajaran dan kaidah agama Islam. Lalu, Bagaimana caranya mempersiapkan atau merencanakan perjalanan wisata bagi umat muslim ? Simak tipsnya dibawah ini !! Memilih Destinasi Wisata yang memiliki tempat ibadah Tips yang pertama adalah memilih tempat atau destinasi wisata yang memiliki tempat untuk kita beribadah. Ketika pergi liburan atau berwisata bukan berarti bisa meninggalkan ibadah sholat kita kepada Allah SWT. Tetapi sebaliknya, kita bisa menjadikan momen liburan atau berwisata tersebut menjadi ajang sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Memilih tempat atau destinasi wisata yang memiliki tempat untuk beribadah bisa mempermudahkan kita untuk menjalankan ibadah sholat, karena kita tidak perlu bingung lagi untuk mencari tempat untuk ibadah sholat. Maka dengan demikian, selain perjalanan wisata lancar, ibadah sholat kita juga tetap harus lancar. Memilih Hotel berkonsep Syariah Tips yang kedua adalah memilih akomodasi hotel yang memiliki konsep syariah atau islami. Kamu bisa menggunakan aplikasi atau platform pencari hotel untuk mencari hotel yang berkonsep syariah atau islami. Lantas, kenapa harus memilih akomodasi hotel yang memiliki konsep syariah atau islami ? kah tersebut dikarenakan pihak hotel memiliki fasilitas yang halal, seperti makanan dan juga minuman yang halal, tersedianya tempat wudhu dan tempat untuk Sholat yang memadai, serta peraturan menginap dengan lawan jenis yang harus dengan mahramnya. Selain itu, Hotel yang memiliki konsep syariah juga memiliki karyawan yang menggunakan seragam islami dan menutup aurat. Serta ada juga beberapa hotel yang menyediakan Al Quran di kamar menginap. Memilih Tempat Makan yang Halal Tips yang ketiga adalah memilih Restoran atau tempat makan yang Halal. Nah, tips yang satu ini juga penting sekali untuk diperhatikan ketika kita sebagai umat muslim pergi liburan. Sebagai umat muslim sudah seharusnya tidak mengkonsumsi makanan yang tidak halal. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam memilih makanan atau tempat makan ketika kita pergi berlibur. Agar kita terhindar dari makanan yang tidak halal, kamu bisa mencari tempat yang sudah memiliki sertifikasi Halal atau kamu juga bisa bertanya kepada para pegawai tempat makanan tersebut. Makanan yang halal tidak hanya berfokus pada bahan makanan saja, tetapi juga bagaimana tentang tata cara pengelolaan bahan dan cara memasak makanan tersebut. Selain itu, kamu juga bisa memilih restoran atau tempat makan khusus hidangan laut atau seafood. Karena secara umum hewan-hewan laut halal untuk dikonsumsi umat muslim, asalkan makanan tersebut dimasak dengan cara dan bahan yang juga halal. Pilih Tempat Tujuan yang Hemat Tips yang keempat adalah memilih tempat tujuan untuk liburan yang hemat. Lalu kenapa harus memilih tempat tujuan untuk liburan yang hemat ? hal ini dikarenakan agama islam mengajarkan umatnya untuk selalu sederhana dan bukan berlebih-lebihan. Agar tidak berlebih-lebihan dalam mengeluarkan biaya untuk liburan, kamu juga harus menentukan biaya atau budget agar tidak berlebihan dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kamu juga harus bisa menghindari membeli barang-barang yang tidak terlalu penting selama perjalanan wisata. Penutup Itulah penjelasan dan tips mempersiapkan atau merencanakan perjalanan wisata bagi umat muslim. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh.

