TAHUN BARU 2024, BOLEHKAH MUSLIM MERAYAKAN ? Penghujung Tahun 2023 saat tinggal menghitung hari saja. Umumnya pada saat malam pergantian tahun baru Masyarakat Indonesia mengadakan pesta dan perayaan Tahun Baru. Perayaan Tahun Baru tersebut biasanya dirayakan dengan cara makan besar, parade terompet hingga pesta kembang api. Kalender Masehi dan Hijriyah Sekedar informasi, bahwa pergantian tahun baru 2024 tersebut berdasarkan dari sistem kalender masehi. Dalam sejarahnya kalender masehi diawali pada zaman kerajaan romawi pada saat masa pemerintahan Kaisar Julius Caesar. Selain itu Perhitungan Kalender Masehi juga berdasarkan rotasi atau perputaran bumi yang mengelilingi Matahari atau revolusi Bumi pada Matahari. Sementara itu, menurut dari Ajaran Agama Islam menggunakan sistem kalender Hijriyah, yang dimana menurut sejarah islam penanggalan dalam kalender hijriyah berdasarkan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Makkah ke Kota Madinah. Selain itu, dasar dari perhitungan pada kalender hijriyah adalah revolusi Bulan atau peredaran Bulan yang mengelilingi Bumi. Bolehkah Muslim Merayakan Tahun Baru 2024 ? Sebelum menjelaskan apakan umat muslim boleh merayakan Tahun Baru 2024 nanti ? Pada dasarnya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat muslim untuk selalu mengikuti ajaran islam dan menjauhi segala bentuk perayaan atau ibadah orang-orang kafir yang bukan merupakan bentuk dari ajaran islam. Sedangkan berdasarkan penjelasan diatas, bahwa perayaan tahun baru berawal dari masa pemerintahan Kaisar Julius Caesar yang membuat kalender Masehi. Maka dari itu, beberapa kitab Agama Islam seperti Ar Raudhah, Al Mi’yar al Ma’riby, , Hasyiyah al Jamal ala al Minhaj, Ihya ‘Ulumuddin dan juga Faidhul Qodir menjelaskan dan menyimpulkan bahwa merayakan Tahun Baru 2024 hukumnya haram bagi umat muslim. Dikatakan haram karena merayakan tahun baru masehi dianggap sebagai Tasyabbuh, yang artinya merupakan menyerupai seperti orang kafir. Seperti yang sudah dijelaskan dalam Qur’an surat Al Baqarah ayat 120 yang berbunyi : وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى ۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ Artinya: Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah rela kepadamu (Nabi Muhammad) sehingga engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Sungguh, jika engkau mengikuti hawa nafsu mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak ada bagimu pelindung dan penolong dari (azab) Allah. (QS. Al Baqarah : 120) Di samping itu, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda dalam sebuah hadits yang dishahihkan oleh Al Albani, yang dimana hadits tersebut berbunyi : مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ Artinya: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” (HR Abu Daud) Alasan Muslim tidak boleh merayakan tahun baru Dilansir dari Profesor Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan yang merupakan Anggota Komite Fatwa Arab Saudi dalam kitab At-Tauhid Lish-Shaffil Awwal Al-Aliy Syaikhul Islam, beliau menerangkan bahwa dalam penjelasan yang disampaikan oleh Ibnu Taimiyah RA mengenai hukum merayakan tahun baru dalam agama Islam. Menurut Ibnu Tarbiyah RA terdapat setidaknya dua alasan kenapa umat muslim tidak boleh merayakan tahun baru masehi, yaitu : Pertama, Kegiatan merayakan tahun baru masehi tidak ada dalam ajaran dan sejarah agama islam dan juga tidak termasuk dalam kebiasaan salafi. Kedua, yaitu kegiatan merayakan tahun baru tersebut dianggap bid’ah yang diada-adakan. Menurut Ibnu Taimiyah yang diterjemahkan dalam laman Majelis Permusyawaratan Ulama Kota Banda Aceh, tidak halal bagi umat muslim untuk ber-Tasyabbuh atau menyerupai mereka dalam hal-hal yang khusus buat hari raya mereka, seperti makanan, pakaian, menyalakan lilin serta meliburkan kebiasaan seperti bekerja dan beribadah ataupun yang lainnya Pada intinya, bahwa menurut Ibnu Taimiyah RA melarang segala sesuatu yang menjadi ciri ciri dari orang-orang kafir yang bukan termasuk dalam ajaran agama islam. Penutup Itulah penjelasan dan alasan terkait mengapa umat muslim tidak boleh merayakan malam pergantian tahun baru 2024. Semoga kita sebagai umat muslim dijauhkan dari perbuatan orang-orang kafir. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh.
TIPS UMRAH : AGAR TIDAK DEHIDRASI SAAT DI TANAH SUCI
TIPS UMRAH : AGAR TIDAK DEHIDRASI SAAT DI TANAH SUCI Sebelum melaksanakan Ibadah Umroh di Tanah Suci, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, agar proses Ibadah Umroh dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar tanpa ada halangan apapun. Selain itu, diperlukan juga persiapan secara jasmani dan rohani agar tubuh dan fisik kita tetap kuat selama menunaikan Ibadah Umroh. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Hal tersebut perlu dilakukan oleh Jamaah yang akan melaksanakan Ibadah Umroh pada musim panas. Mengingat kondisi cuaca Arab Saudi saat memasuki musim panas dapat membuat fisik dan stamina lebih cepat lelah. Lalu, bagaimana caranya agar tubuh kita terhindar dari dehidrasi ? yuk, simak tips umrah dibawah ini agar terhindar dari dehidrasi ! Membawa Air Minum Tips Umrah yang pertama adalah selalu membawa air minum sendiri. Tips yang pertama ini perlu dilakukan, karena sebagian besar kandungan dalam tubuh kita adalah air. Jika kita kehabisan kandungan air dalam tubuh kita, besar kemungkinan tubuh kita akan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu penting untuk meminum minimal 3 liter setiap harinya. Selain itu, disarankan untuk membawa air minum sendiri. Karena saat melaksanakan Ibadah Umroh, para Jamaah akan berpindah-pindah tempat, sehingga jangan tidak akan bergantung pada beberapa tempat yang menyediakan air minum. Konsumsi Glukosa yang Cukup Tips Umrah yang berikutnya adalah mengkonsumsi kandungan Glukosa. Dengan mengkonsumsi Glukosa yang akan membuat tubuh kita terhindar dari dehidrasi. Kandungan Glukosa bisa didapatkan dari beberapa makanan. Ketika tubuh dehidrasi segeralah mengkonsumsi makanan yang mengandung Glukosa untuk membantu tubuh agar tidak dehidrasi dan memberikan energi tambahan. Agar kamu dapat segera melanjutkan untuk melaksanakan Ibadah Umroh. Konsumsi Buah dan Sayuran Kebutuhan cairan dalam tubuh kita tidak hanya berasal dari air minum saja. Kandungan air juga bisa didapatkan dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan. Sekitar 20 persen asupan cairan dalam tubuh kita bisa diperoleh dengan mengkonsumsi makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran juga dapat membuat tubuh kita terhindar dehidrasi saat melaksanakan Ibadah umroh. Ada beberapa jenis buah-buahan dan sayuran yang dapat mengurangi dehidrasi seperti, semangka, jeruk, blewah, timun, hingga selada. Pastikan juga bahwa kamu menjaga pola makan dan perbanyak mengkonsumsi serat, sehingga tubuh kamu terhindar dari dehidrasi selama melaksanakan Ibadah Umroh selama di Tanah Suci. Membawa Payung Tips Umrah berikutnya adalah membawa masker dan payung. Saat Arab Saudi memasuki musim panas, sinar matahari yang terik dapat mengakibatkan tubuh kita dehidrasi dan bisa jatuh sakit. Oleh karena itu diperlukan perlindungan terhadap tubuh kita agar tidak terjadi dehidrasi. Membawa payung merupakan salah satu opsi yang perlu dipersiapkan. Karena payung dapat melindungi tubuh kita dari panas terik matahari. Selain itu, dengan membawa payung sendiri para jamaah juga tidak perlu untuk mencari tempat yang tidak terpapar sinar matahari. Menjaga Kesehatan dan Berolahraga Menjaga kesehatan merupakan salah satu cara agar terhindar dari dehidrasi selama berada di Tanah Suci. Selain itu, dengan memperhatikan kondisi kesehatan pada tubuh kita, maka kita bisa bisa mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada tubuh kita. Selain menjaga kesehatan, rutin berolahraga juga perlu dilakukan untuk menambah daya tahan tubuh agar tidak cepat lelah. Berolahraga juga dapat meningkatkan imun pada tubuh kita. Ada beberapa jenis olahraga ringan yang mudah untuk dilakukan seperti Jogging, jalan sehat dan lain sebagainya. Manfaatkan Air Zam-zam Jika kamu membawa botol air minum sendiri, gunakan botol tersebut untuk diisikan air zam-zam. Ada beberapa tempat yang menyediakan tempat untuk mengisi air zam-zam, salah satunya adalah di Masjid. Perlu kamu ketahui, bahwa air zam-zam tersebut memiliki kandungan yang tidak dimiliki oleh air pada umumnya, sehingga air zam-zam akan membuat tubuh kamu jauh lebih segar dan membuat kamu lebih berenergi lagi. Hindari Kafein Tips yang terakhir adalah hindari mengkonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein. Jika kamu memiliki kebiasaan minum kopi, sebaiknya hindari sesaat kebiasaan minum kopi tersebut sebelum berangkat atau ketika berada di Tanah Suci. Kopi memiliki kandungan kafein yang tinggi, sehingga akan lebih cepat membuat tubuh kita dehidrasi. Penutup Itulah beberapa tips yang perlu dilakukan agar kamu terhindar dari dehidrasi. Karena jika tubuh kamu merasakan dehidrasi, maka ibadah yang jalankan di Tanah Suci tidak akan khusyuk. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh
PENTING !!! INI SYARAT UMRAH DAN DOKUMEN YANG HARUS DIPENUHI
SYARAT UMRAH DAN DOKUMEN YANG HARUS DIPENUHI Sahabat Cahaya Madinah, menunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci Mekkah menjadi salah satu ibadah yang diimpikan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Tetapi sebelum memutuskan untuk menunaikan Ibadah Umroh di Tanah Suci tersebut ada beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan oleh para calon jamaah ketika akan mendaftar ke Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau Travel Umrah. Persyatan ini harus dan wajib dipenuhi oleh para calon jamaah sebelum akan menentukan untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Karena jika persyaratan tidak dipenuhi oleh para calon jamaah saat menuaikan ibadah umrah maka bisa jadi ibadah umrahnya tidak sah dan juga tidak diterima oleh Allah SWT. SYARAT UMROH SECARA ISLAM Berikut syarat-syarat umroh yang harus dipenuhi oleh setiap umat muslim dalam menunaikan Ibadah Umroh. Persyaratan ini wajib dipenuhi, agar Ibadah Umroh dapat berjalan sesuai ketentuan Agama Islam. Beragama Islam Syarat Umrah pertama adalah beragama islam. Persyaratan menunaikan ibadah umroh yang paling utama adalah beragama Islam. Ibadah umroh merupakan ibadah yang dilakukan oleh orang yang beragama islam. Oleh karena itu, tidak sah hukumnya bagi umat bergama lain selain agama islam untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci Mekkah. Berakal Persyaratan menunaikan ibadah Umrah berikutnya adalah memiliki para calon jamaah umrah memiliki akal sehat atau tidak sedang dalam gangguan jiwa. Karena ibadah Umroh tidak wajib dilaksanakan oleh orang yang tidak memiliki akal yang sehat atau memiliki gangguan jiwa. Sudah Baligh Selain para calon jamaah umrah memiliki akal sehat atau tidak sedang dalam gangguan jiwa, Masuk masa baligh juga merupakan salah persyaratan bagi seluruh umat muslim yang akan menunaikan ibadah umroh. Masa Baligh dapat ditandai dengan dewasa seara fisik. Jika belum memasuki masa Baligh atau masih masa anak-anak tetapi sudah melakukan Ibadah umroh, maka tidak akan menggantikan ibadah umroh ketika saat dewasa nanti. Mampu Secara Fisik Syarat berikutnya adalah mampu. Mampu disini memiliki arti mampu menunaikan ibadah umroh dari segi fisik. Karena jika kondisi fisik tidak mampu untuk menunaikan ibadah umroh maka tidak wajib untuk ditunaikan. Selain fisik, mampu dari segi finansial dan waktu juga menjadi persyaratan untuk menunaikan ibadah umroh. Merdeka Syarat berikutnya adalah Merdeka atau merdeka yang bukan budak ataupun abdi. Karena jika mereka memiliki kewajiban untuk mengurus keperluan majikan atau tuannya, maka tidak diperbolehkan untuk menunaikan ibadah Umroh. Tetapi jika mendapatkan izin dari tuannya maka boleh untuk menunaikan ibadah umroh. Disertai Mahram Persyaratan terakhir ini berlaku untuk calon jamaah perempuan. Jika calon jamaah perempuan tersebut tidak memiliki mahram maka tidak dibebankan untuk wajib menunaikan ibadah Umroh. Tetapi jika wanita tersebut tetap menunaikan ibadah umroh tanpa didampingi mahramnya, maka wanita tersebut melanggar ketentuan dan larangan Allah SWT untuk tidak bepergian jauh tanpa mahram-nya. Meskipun demikian, tetapi ibadah umrohnya tetap sah. DOKUMEN PERSYARATAN UMROH Selain memenuhi persyaratan ibadah umroh secara islam, ada juga beberapa persyaratan dokumen umrah yang harus dipersiapkan dan dipenuhi untuk mendaftar ibadah umroh ke penyelenggara perjalanan ibadah atau Travel Umrah. lantas apa saja dokumen persyaratan untuk mendaftar ke penyelenggara perjalanan ibadah atau Travel Umrah Berikut dokumen persyaratan yang perlu dipersiapkan : Paspor Umrah Visa Umroh Pas Foto 4×6 Background Putih dengan ketentuan 80% beruapa Wajah Foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Foto kopi Kartu Keluarga (KK), dan Buku Nikah (Bagi calon jamaah yang sudah menikah) atau Akte Kelahiran (agi calon jamaah yang belum menikah) Kartu Kuning Meningitis atau Vaksin Meningitis (opsional atau tergantung calon jamaah itu sendiri) Sertifikat atau Kartu Vaksin Covid-19 dosis kedua Sementara itu, bagi yang menggunakan jasa travel biasanya beberapa dokumen diatas akan diurus oleh pihak travel umrah. PENUTUP Itu dia beberapa persyaratan dan dokumen yang harus dipersiapkan untuk mendaftar ibadah umroh di tanah suci. Persyaratan dan dokumen diatas merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh umat muslim agar pelaksanaan ibadah umroh lancar tanpa ada kendala apapun. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh
Manfaat Sholat Bagi Kesehatan, Nomor 2 Sangat Luar Biasa
Manfaat Sholat Bagi Kesehatan, Nomor 2 Sangat Luar Biasa Bagi setiap umat muslim di seluruh dunia, menunaikan sholat 5 waktu merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh umat muslim setiap harinya. Terlebih lagi sholat fardhu termasuk dalam salah satu rukun islam yang harus dikerjakan. Selain itu, ibadah sholat juga menjadi salah satu sarana umat muslim untuk mendekatkan diri dan juga berdoa kepada Allah SWT. Serta juga sebagai bentuk ketaatan setiap umat muslim kepada sang pencipta Allah SWT. Tetapi ada salah satu hal yang belum diketahui oleh umat muslim tentang ibadah wajib tersebut, yaitu ternyata shalat memiliki kesehatan bagi tubuh. Lalu apa saja manfaat sholat kesehatan bagi tubuh ?? berikut penjelasannya untuk sahabat cahaya madinah 1. Shalat menjaga kesehatan Jantung Setiap gerakan yang terdapat pada ibadah shalat memiliki beberapa manfaat, seperti dapat mengalirkan tekanan darah ke jantung menjadi lebih lancar. Selain itu, gerakan Sujud juga dapat mencegah penyumbatan pada pembuluh darah, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya jantung koroner Selain itu ada juga manfaat sholat lainnya, yakni ketika posisi tubuh dalam gerakan sujud juga dapat meningkatkan kecerdasan. Karena saat posisi sujud dimana posisi jantung lebih tinggi dari posisi otak sehingga dapat mengalirkan oksigen dari jantung ke otak melalui aliran darah. 2. Meningkatkan sirkulasi darah Pada beberapa gerakan ibadah sholat dapat membuat aliran darah dalam tubuh menjadi lebih lancar. Seperti saat tubuh dalam posisi ruku’, yang ternyata dapat membantu mengatur aliran darah pada bagian atas. Serta pada posisi duduk tasyahud dapat membantu aliran darah pada bagian tubuh bawah. 3. Meredakan nyeri Selain meningkatkan sirkulasi darah, dalam posisi gerakan ruku’ ternyata dapat mengurangi nyeri pada tulang belakang, pinggul dan kedua telapak tangan. Disisi lain, gerakan ruku’ juga dapat meminimalisir nyeri atau rasa sakit pada punggung bagian bawah dengan cara meregangkan otot dan ligamen. Posisi dalam gerakan ruku’ juga dapat meredakan rasa sakit yang timbul pada sumsum tulang belakang dan sendi pinggul. Selain ruku’, gerakan sujud juga dapat membantu persendian dan dapat membuat kondisi sendi menjadi lebih sehat serta dapat berfungsi lebih baik. 4. Melancarkan pencernaan Selain meredakan nyeri pada sendi, gerakan pada shalat juga dapat membantu melancarkan pencernaan pada tubuh. Seperti pada saat tubuh dalam posisi tasyahud. Karena saat posisi tubuh pada saat Tasyahud, yang dimana saat satu kaki menopang tubuh pada saat duduk sangat bisa untuk melancarkan pencernaan. Selain itu, posisi duduk pada tasyahud ini dapat meningkatkan fungsi hati dan merenggangkan usus, sehingga dapat membantu meredakan sembelit. 5. Bermanfaat untuk postur tubuh Beberapa gerakan pada ibadah sholat juga dapat membantu pembentukan postur tubuh yang bagus. Seperti gerakan takbir saat shalat. Karena posisi tubuh saat gerakan takbir pada shalat menjadi lebih tegak, serta dapat menyeimbangkan tubuh pada titik terbaik dan dapat menopang berat badan. Selain itu, jika Sahabat Cahaya Madinah tidak hanya menunaikan ibadah Sholat Fardhu tapi juga menunaikan ibadah Sholat Sunnah yang dilakukan beberapa kali dalam satu hari akan membentuk postur tubuh yang ideal dan juga tubuh terlihat lebih tegak. 6. Menyehatkan mental. Sahabat Cahaya Madinah, selain memiliki manfaat untuk menyehatkan bagi tubuh, ternyata gerakan pada shalat juga dapat membuat sehat secara mental. Karena menurut beberapa keilmuan pengetahuan modern, gerakan pada ibadah Shalat memiliki gerakan yang hampir mirip dengan gerakan-gerakan pada Yoga yang dapat membuat kesehatan mental sahabat cahaya madinah terjaga. Karena olahraga Yoga dapat membawa harmoni dalam setiap kehidupan yang berkolaborasi dengan seluruh aspek kehidupan, yang terdiri dari aspek fisik, sosial, spiritual dan psikologis. Hal tersebutlah yang dapat membuat tubuh merasakan kedamaian dan ketenangan ketika menunaikan ibadah sholat. 7. Jiwa lebih tenang dan damai Selain dapat menyehatkan mental, gerakan pada ibadah sholat juga dapat membuat sahabat cahaya madinah menjadi lebih tenang dan damai jika dilakukan dengan khusyuk. Terlebih lagi dengan doa-doa yang dipanjatkan bisa membuat jiwa terasa lebih dengan dengan Allah SWT. Hal tersebut memiliki dampak yang baik bagi sahabat cahaya madinah, karena dapat memberikan rasa damai serta ketenangan saat menjalani kehidupan ini. Penutup Itulah 7 Manfaat Sholat yang dapat memberikan kesehatan secara fisik dan juga secara mental. Semoga dengan banyaknya manfaat sholat ini, dapat membuat ibadah sahabat cahaya madinah lebih rutin dan khusyuk. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah umroh d silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh
Sejak April 2023, Membuat Paspor Umrah Lebih Mudah
Sejak April 2023, Membuat Paspor Umrah Lebih Mudah Persiapan Umrah Sahabat Cahaya Madinah, ketika menunaikan Ibadah Umroh banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari persiapan Biaya, Persiapan Perlengkapan Ibadah saat berada di Tanah Suci Makkah dan Madinah, sampai Persiapan kondisi tubuh agar tetap prima ketika berada di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Tapi ada salah satu persiapan yang tidak kalah pentingnya ketika akan memutuskan untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci tersebut, yaitu persiapan dokumen-dokumen sebelum berangkat menuju Tanah Suci Makkah untuk menunaikan Ibadah Umroh. Berbicara mengenai persiapan dokumen umroh, Paspor tersebut merupakan salah satu dokumen yang sangat penting dan sangat diperlukan ketika masyarakat ingin menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci. Namun terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan lagi bagi para calon Jamaah, salah satunya yaitu syarat pembuatan Paspor . Sebagai informasi, Persyaratan pembuatan dan penerbitan Dokumen Paspor sendiri diatur di Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022 Pasal 4. Dokumen Paspor Umrah Dalam pembuatan Paspor untuk Umroh, ada beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan untuk menerbitkan paspor untuk umroh, yaitu : Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK) Akte Lahir atau Ijazah atau Buku Nikah (Bagi yang sudah menikah) Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) dari Travel Umrah Namun, ada kabar baik bagi Sahabat Cahaya Madinah dan seluruh para calon Jamaah, yaitu proses pembuatan Paspor Umrah sudah tidak lagi memerlukan Surat Rekomendasi Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) dari Travel yang mulai berlaku pada bulan April tahun 2024 hingga seterusnya. Pencabutan Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) dari persyaratan pembuatan paspor untuk umroh tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim yang juga dibahas pada saat audiensi dengan Dewan Pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia atau DPP AMPHURI. Silmy juga menambahkan, kalau pihaknya tidak ingin menyulitkan dan mempermudah masyarakat yang ingin menunaikan Ibadah. Pihak Imigrasi juga selalu komitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal bagi para calon Jamaah terkait pembuatan paspor umroh sebagai syarat ibadah umroh. Ketentuan Paspor Umrah Pencabutan Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) sebagai syarat penerbitan Paspor untuk ibadah umroh sendiri tertulis dalam surat Direktur Jenderal Imigrasi tentang Pelayanan Penerbitan Paspor Republik Indonesia bagi Jamaah Haji dan Umrah Nomor IMI-GR.01.01-0070 Tanggal 22 Februari 2023. Meskipun Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) tidak lagi menjadi persyaratan pembuatan paspor untuk umroh , Pihak dari Imigrasi juga tetap melakukan pengawasan dan melakukan pemeriksaan kepada para calon jamaah yang akan membuat paspor untuk umroh agar tidak terjadi penyalahgunaan. Sedangkan pemeriksaan tersebut akan dilakukan di kantor Imigrasi dan juga Tempat Pemeriksaan Imigrasi melalui wawancara singkat yang dilakukan oleh Petugas Imigrasi. Menurut Direktur Jenderal Imigrasi, melalui evaluasi, bahwa Surat Rekomendasi Kementerian Agama (KEMENAG) tidak bisa menjadi jaminan kalau paspor untuk umroh tersebut tidak akan disalahgunakan pada saat berada di Luar Negeri. Maka dari itu, setelah peraturan ini diberlakukan, ia meminta kepada seluruh penyelenggara umrah dan haji untuk memastikan para Jamaah kembali ke Tanah Air Indonesia. Tetapi jika ada dan terbukti para pihak penyelenggara atau travel umrah dan haji melakukan penyalahgunaan dan melanggar peraturan yang berlaku, pihak Imigrasi akan melakukan evaluasi ulang terkait kebijakan dan peraturan pembuatan paspor tersebut. Penutup Jadi dimulai sejak bulan april 2023 yang lalu, para calon jamaah yang akan berangkat ibadah umroh tidak perlu lagi memerlukan Surat Rekomendasi Kementrian Agama atau KEMENAG dari pihak penyelenggara ibadah umroh atau travel umroh. Karena berdasakan peraturan yang terbaru, bahwa sudah tidak diperlukan lagi Surat Rekomendasi Kementrian Agama atau KEMENAG dari pihak penyelenggara ibadah umroh atau travel umroh untuk pembuatan travel umroh. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi lama paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomari seputar perjalanan Ibadah Umroh
KABAH TUTUP 2 BULAN ? TERNYATA INI ALASANYA !!!
KABAH TUTUP ? TERNYATA INI ALASANYA !!! KABAH DALAM PEMELIHARAAN Sahabat Cahaya Madinah, siapa yang tidak mengenal ka’bah. Dapat dipastikan seluruh umat muslim dunia mengenal Ka’bah, yang merupakan kiblat sholat umat muslim. Berbicara mengenai Ka’bah, dilansir dari kantor berita saudi, SPA, bahwa Kerajaan Arab Saudi sedang dilakukan pemeliharaan secara rutin. Oleh karena itu, Bangunan Ka’bah tersebut ditutup dengan menggunakan kain putih hingga area Hijir Ismail. Pekerjaan pemeliharaan Ka’bah sendiri di bawah pengawasan Departemen Manajemen Proyek Kementrian Keuangan Saudi yang berkoordinasi dan berkolaborasi lembaga pemerintahan Kerajaan Arab Saudi lainnya. Pemeliharaan Ka’bah ini merupakan bentuk tindak lanjut dari perintah Raja Saudi yakni Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud serta di bawah perintah langsung dari Putra Mahkota Saudi yang bertujuan untuk merawat serta memuliakan Ka’bah. Putra Mahkota Saudi tersebut juga menjamin kesuciannya dan menjaga seluruh elemen ka’bah dalam kondisi yang tetap optimal. JAMAAH TAK BISA SENTUH KA’BAH Dilansir dari laporan times news (10/12/2023), proses pengerjaan dalam pemulihan Ka’bah tersebut berlangsung di sekitar area ka’bah dan tidak terlihat bagian dalam ka’bah karena tertutupi pagar. Selama proses pengerjaan, para Jamaah umroh tidak dapat menyentuh Ka’bah dan melihat Batu Hajar Aswad. Meskipun demikian, para Jamaah Umroh tetap bisa melakukan thawaf saat umroh. RENOVASI KA’BAH HINGGA 2 BULAN ? Menurut Muthawif Umroh, Ustadz Turmudzi tidak diketahui kapan proses pemulihan ka’bah tersebut bisa selesai. tetapi ia menyebutkan proses pemulihan ka’bah tersebut dapat memakan waktu selama 1-2 Bulan. penutup Meskipun banguan yang disucikan umat muslim tersebut ditutup karena dalam proses renovasi dan pemulihan, para jamaah umroh tetap bisa menunaikan ibadah umroh di tanah suci. Bagi Jamaah Cahaya Madinah yang ingin mengetahui informasi seputar harga dan jadwal umroh, silahkan klik paket umrah
7 Tips Agar Tetap Sehat saat Umrah, Nomor 1 sangat penting
7 Tips Agar Tetap Sehat saat Umrah, Nomor 1 sangat penting Sahabat Cahaya Madinah, Ibadah Umrah merupakan salah satu jenis Ibadah Fisik yang dimana pelaksanaanya memerlukan kondisi fisik yang prima serta tubuh dalam keadaan fit. Oleh karena itu para calon jamaah wajib memperhatikan kondisi tubuh dan fisik dalam keadaan yang baik dan siap. Selain itu salah satu syarat untuk menunaikan Ibadah Umrah adalah Mampu. Mampu dalam artian disini bukan hanya mampu secara materi atau biaya, melainkan mampu secara kesehatan juga. Alasan kenapa para jamaah harus menjaga kesehatan adalah agar para Jamaah ini dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian proses ibadah tersebut dengan sempurna. Selain itu, terdapat alasan lain kenapa para jamaah harus menjaga kesehatan, yaitu kondisi cuaca yang sangat berbeda antara Tanah Air Indonesia dengan Tanah Suci. Perbedaan kondisi cuaca tersebut juga dapat memicu timbulnya penyakit. Lantas, bagaimana para jamaah umrah menjaga kesehatannya saat berada di Tanah Suci ? Berikut tips buat kamu yang berencana untuk menunaikan Ibadah Haji atau Umroh di Tanah Suci. 1 Medical Check-Up sebelum Umrah Medical Check-Up atau melakukan pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu hal yang harus dilakukan. Karena dengan melakukan Medical Check-Up dapat mengetahui kondisi dan kesiapan fisik tubuh kita sebelum menunaikan Ibadah Haji atau Umroh. Selain itu, melakukan pemeriksaan juga dapat mencegah kondisi tubuh yang kurang fit, serta juga dapat mendeteksi jika ada potensi penyakit pada tubuh. Dengan begitu kita dapat melakukan pengobatan dan penyembuhan sejak dini, agar kondisi tubuh yang kurang baik tidak akan mengganggu saat pelaksanaan Ibadah di Tanah Suci 2. Vaksinasi Umrah Vaksinasi merupakan salah satu kebutuhan yang saat ini diwajibkan bagi setiap orang yang akan menunaikan Ibadah Haji atau Umroh. Selain itu, vaksinasi juga dapat membantu tubuh kita untuk lebih mudah beradaptasi dengan kondisi cuaca dan iklim di Tanah Suci. Serta juga dapat untuk mencegah resiko penularan penyakit atau virus saat menunaikan Ibadah tersebut. Ada beberapa jenis vaksin yang diwajibkan untuk jamaah yang akan menunaikan Ibadah tersebut yakni, Influenza, Meningitis, dan Pneumonia. Selain itu, ada juga beberapa vaksin tambahan yang diperlukan untuk berjaga-jaga yaitu, Vaksin Demam Tifoid, Vaksin Hepatitis, dan beberapa vaksin lainnya. 3. Olahraga sebelum Umrah Rutin berolahraga juga wajib dilakukan oleh calon Jamaah yang akan menunaikan Ibadah Haji atau Umroh. Karena dengan rutin berolahraga dapat membuat kondisi tubuh tetap sehat dan kemampuan fisik meningkat. Olahraga yang dilakukan tidak harus yang berat, olahraga ringan juga dapat membuat tubuh kita tetap sehat, asalkan dilakukan dengan rutin. Ada beberapa olahraga ringan yang dapat dilakukan seperti, jalan sehat, lari kecil, bersepeda dan lain sebagainya. Rutin berolahraga tidak hanya menjaga kondisi tubuh tetap sehat, tetapi juga dapat meningkatkan stamina dan daya tubuh saat menunaikan Ibadah tersebut. 4. Persiapkan Obat-obatan sebelum Umrah Membawa obat-obatan juga penting untuk diperhatikan. Karena berguna untuk mengantisipasi jika kondisi tubuh kurang sehat saat menunaikan Ibadah Haji atau Umroh di Tanah Suci. Ada beberapa obat-obatan umum yang perlu dibawa untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci seperti, obat pusing, obat masuk angin, obat flu, obat diare dan beberapa obat-obatan umum lainnya. Selain itu, pastikan juga untuk mempersiapkan obat-obatan khusus. Membawa obat-obatan khusus juga perlu, karena obat-obatan khusus tersebut berguna jika mempunyai riwayat penyakit tertentu. Serta jangan lupa untuk membawa suplemen kesehatan atau vitamin untuk menjaga kondisi tubuh dan fisik tetap fit selama menunaikan ibadah haji atau umroh di tanah suci. 5. Gunakan Pelembab Kulit saat Umrah Kondisi cuaca dan iklim di Arab Saudi sangat ekstrim dan berbeda dengan kondisi cuaca dan iklim di Indonesia, sehingga sangat penting untuk membawa pelembab kulit. Karena pelembab kulit berguna untuk melindungi kulit dari iklim ekstrim selama berada di Tanah Suci. Selain itu, pelembab kulit juga berguna untuk melindungi kulit dari kondisi panas terik di Arab Saudi saat pada musim panas. 6. Menerapkan Pola Hidup Sehat sebelum Umrah Menerapkan pola hidup sehat berguna untuk menjaga kondisi tubuh. Menerapkan pola hidup dapat dimulai dari mengurangi kebiasan-kebiasan buruk yang kurang sehat seperti begadang, merokok, sampai mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Selain itu, mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat juga perlu dilakukan seperti, buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan-makanan sehat lainnya. 7. Perbanyak Istirahat sebelum Umrah Beristirahat yang cukup juga perlu diterapkan, agar kondisi tubuh dan fisik tidak kelelahan saat menunaikan ibadah haji dan umroh di tanah suci. Selain itu, dengan cukup istirahat dapat membuat terhindar dari stress. Karena stress dapat membuat tubuh kekurangan energi dan stamina. Jika perlu, lakukan juga refreshing untuk menjaga pikiran tetap segar dan juga terhindar dari stress. PENUTUP Itulah berbagai macam persiapan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan fit selama melaksanakan Ibadah di Tanah Suci tersebut. Jangan lupa kunjungi dan subscribe Youtube Channel Cahaya Madinah untuk melihat perjalanan para Jamaah Cahaya Madinah dengan klik link berikut ini : youtube.com/@CahayaMadinahChannel/videos Informasi mengenai harga dan jadwal umrah : Paket Umrah

