7 Keuntungan Umroh Akhir Musim Umroh adalah salah satu ibadah istimewa bagi umat Islam yang dapat dilakukan di waktu kapan saja sepanjang tahun, tanpa terbatas pada bulan-bulan tertentu. Namun, tahukah kamu bahwa jika memilih waktu umroh akhir musim (low season) bisa memberikan pengalaman umroh yang jauh lebih maksimal? Dibandingkan dengan musim ramai, umroh akhir musim menawarkan banyak keunggulan, baik dari segi kenyamanan beribadah maupun efisiensi biaya. Dengan suasana yang lebih tenang, pelayanan yang lebih optimal, dan harga yang lebih bersahabat, umroh akhir musim (low season) menjadi pilihan tepat bagi banyak jamaah untuk umroh. Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika memilih umroh akhir musim (low season), antara lain: 1. Kenyamanan dan Ketentraman Beribadah Umroh akhir musim (low season) memberikan suasana ibadah yang jauh lebih tenang dan damai dibandingkan saat musim ramai, seperti Ramadan, liburan akhir tahun, atau musim haji. Karena jumlah jamaah yang lebih sedikit, suasana ibadah di Mekkah dan Madinah akan menjadi lebih tenang dan nyaman. Kamu bisa melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah dengan lebih leluasa, tanpa harus berdesak-desakan. Ibadah Sa’i di Shafa dan Marwah pun bisa dilakukan dengan lebih nyaman, tanpa terhimpit di kerumunan ramai jamaah. Shalat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pun terasa lebih khusyuk karena lebih lapang dan tenang. Suasana yang lengang ini memberi kamu kesempatan untuk benar-benar merenungi makna setiap tahapan ibadah. Kamu tidak perlu terburu-buru atau merasa cemas kehilangan tempat untuk shalat di shaf depan. Bahkan, peluang untuk mendekat ke Ka’bah atau mencium Hajar Aswad juga jauh lebih besar. Dengan ruang gerak yang lebih bebas, kamu bisa menikmati setiap momen ibadah secara penuh, membangun kedekatan spiritual yang lebih kuat dengan Allah SWT. 2. Biaya Lebih Ekonomis Umroh akhir musim (low season) memiliki keuntungan yang besar dari segi finansial. Banyak agen travel yang menawarkan paket umroh dengan harga lebih terjangkau, bahkan diskon hingga jutaan rupiah. Harga tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, hingga jasa pelayanan pembimbing ibadah semuanya cenderung lebih murah dibandingkan saat umroh musim ramai. Penghematan biaya ini bisa kamu manfaatkan untuk memperbanyak amal, seperti bersedekah atau berwakaf Al-Quran di Tanah Suci. Selain itu, kamu juga bisa membeli oleh-oleh untuk keluarga dengan lebih bebas tanpa perlu mengkhawatirkan anggaran. Menariknya, di banyak kasus, harga paket yang lebih murah ini tidak berarti kualitas layanan menjadi berkurang. Justru kamu bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik atau pelayanan ekstra yang jarang diberikan saat musim ramai. 3. Akses ke Akomodasi Strategis dan Nyaman Umroh akhir musim (low season) membuka banyak pilihan akomodasi strategis di dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Saat musim sepi, okupansi hotel lebih rendah sehingga banyak hotel berbintang menawarkan promo menarik. Kamu bisa mendapatkan kamar di hotel-hotel premium yang jaraknya hanya beberapa langkah dari masjid dengan harga yang lebih terjangkau. Menginap di hotel yang dekat dengan masjid memberikan banyak keuntungan dan kemudahan dalam ibadah. Kamu bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu lagi menggunakan shuttle bus atau berjalan jauh. Selain itu, lingkungan hotel juga terasa lebih nyaman, bersih, dan tenang. Layanan hotel seperti late check-out, sarapan gratis, atau upgrade kamar juga lebih sering ditawarkan saat jumlah tamu tidak terlalu padat. Semua ini tentu berpengaruh pada kenyamanan dan ketenangan selama menjalani ibadah umroh. 4. Pelayanan Travel dan Hotel yang Lebih Optimal Umroh akhir musim (low season) membuat pelayanan dari pihak travel dan hotel menjadi lebih optimal dan personal. Dengan jumlah jamaah yang lebih sedikit, para petugas travel dapat memberikan perhatian layanan yang lebih optimal kepada para jamaah. Bimbingan manasik menjadi lebih intensif dan mendalam, sehingga setiap peserta benar-benar memahami setiap tahapan ibadah umroh. Tidak hanya itu, kebutuhan khusus jamaah seperti permintaan kursi roda, layanan untuk lansia, atau bantuan medis bisa ditangani dengan lebih cepat dan ramah. Staff hotel pun bisa lebih responsif terhadap permintaan tamu, mulai dari permintaan tambahan perlengkapan kamar hingga pengaturan layanan khusus. Bagi jamaah yang berangkat bersama keluarga atau lansia, layanan personal ini memberikan rasa aman dan nyaman yang sangat berharga. 5. Cuaca yang Lebih Sejuk dan Bersahabat Umroh pada akhir musim (low season) umumnya berlangsung pada bulan-bulan dengan suhu yang lebih sejuk, seperti Bulan Januari, Februari, Oktober, atau November. Cuaca menjadi salah satu faktor penting yang sangat mempengaruhi kenyamanan beribadah. Pada bulan-bulan ini, suhu di Mekkah dan Madinah berkisar antara 20–30°C, sehingga jauh lebih bersahabat untuk melakukan berbagai aktivitas fisik dalam rangkaian ibadah umroh. Dengan cuaca yang lebih sejuk dan menyenangkan, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, minim risiko kelelahan, dan tetap menjaga stamina sepanjang perjalanan. Cuaca yang bersahabat ini sangat mendukung pelaksanaan ibadah, terutama ibadah luar ruangan seperti thawaf, sa’i, dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah. Kamu tidak perlu khawatir cepat lelah, dehidrasi, atau bahkan mengalami heatstroke seperti yang sering terjadi saat musim panas. Dengan cuaca yang sejuk, fisik tetap bugar, stamina tetap terjaga, dan ibadah pun bisa dijalani dengan lebih optimal. 6. Kualitas Ibadah yang Lebih Fokus dan Mendalam Umroh akhir musim (low season) menciptakan kondisi ideal untuk memperdalam refleksi spiritual. Dengan suasana yang lebih tenang, kamu bisa memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Quran, dan merenungi setiap makna ibadah tanpa gangguan dari keramaian. Setiap langkah thawaf dan sa’i bisa dijalani dengan perasaan yang lebih mendalam, setiap sujud menjadi lebih khusyuk. Banyak jamaah yang merasakan bahwa ketika umroh di musim sepi (low season), mereka lebih bisa fokus dalam ibadah berdoa dan berdzikir. Waktu yang lebih luang juga memberi kesempatan untuk memperbanyak shalat sunnah, membaca kitab-kitab tafsir, atau mengikuti kajian keagamaan yang diadakan di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Semua ini membuat perjalanan ibadah umroh menjadi bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati menuju kedekatan dengan Allah menjadi lebih tenang, khusyuk, dan nyaman. 7. Fleksibilitas Jadwal Ziarah yang Lebih Nyaman Umroh akhir musim (low season) juga menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam menjadwalkan ziarah ke berbagai tempat bersejarah di Mekkah dan Madinah. Tanpa kerumunan jamaah yang ramai dan padat sehingga bisa mengunjungi Gua Hira, Gua Tsur, Jabal Rahmah, Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, hingga Museum Al-Haramain dengan lebih leluasa dan nyaman. Kamu bisa mengatur waktu kunjungan dengan lebih santai, menikmati setiap destinasi tanpa terburu-buru, antri, dan berdesakan. Setiap tempat bersejarah yang kamu kunjungi akan terasa lebih hidup karena kamu
10 ALASAN KENAPA HARUS UMROH USIA MUDA
10 Alasan Umroh di Usia Muda Umrah merupakan salah satu ibadah istimewa dalam Islam yang bisa membuka peluang besar bagi setiap Muslim untuk memperdalam keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umrah adalah salah satu ibadah yang penuh berkah dan dapat membawa kedamaian serta keberkahan bagi mereka yang melaksanakannya. Banyak orang yang beranggapan bahwa umroh sebaiknya dilakukan setelah usia lebih tua atau setelah pencapaian tertentu dalam hidup, namun sesungguhnya ada banyak manfaat yang luar biasa ketika kita melaksanakan umroh usia muda. Menunaikan umroh usia muda bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, melainkan momentum berharga untuk memperoleh berbagai manfaat yang berdampak positif bagi masa depan. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya menunaikan umrah sejak dini serta berbagai keutamaan yang bisa didapatkan dari ibadah yang penuh keberkahan ini. Jika kamu masih muda dan sedang merencanakan perjalanan umrah, ada banyak alasan mengapa keputusan ini bukan hanya baik, tetapi sangat penting untuk kehidupan spiritual dan masa depan kamu agar hidup lebih terarah dan mendekatkan diri kepada ridho Allah dalam setiap langkah yang diambil. 1. Membentuk Fondasi Iman Sejak Dini Usia muda adalah masa emas dalam pembentukan karakter dan prinsip hidup. Menunaikan umrah di usia muda bukan hanya sekedar perjalanan fisik, melainkan juga sarana menanam benih keimanan yang mendalam untuk membangun pondasi keimanan yang kuat. Rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, serta kunjungan ibadah ke tempat bersejarah Islam memberikan pengalaman akidah yang mendalam, mengesankan, dan menghubungkan langsung hati dengan simbol-simbol kebesaran Allah SWT.. Keimanan tumbuh tidak hanya dalam teori, tetapi juga dalam hati dan perbuatan. Iman yang terbentuk sejak muda akan menjadi kompas berharga yang menuntun arah saat menghadapi berbagai tantangan kehidupan. 2. Momentum untuk Memulai Perubahan Hidup Umroh usia muda adalah momentum refleksi diri (mengingat masa lalu dan memperbaiki langkah ke masa depan). Di usia muda, perjalanan umroh bisa menjadi titik balik memperbaiki diri menjadi yang lebih baik. Doa, taubat, dan niat baru yang dipanjatkan di tempat-tempat suci menjadi awal dari komitmen untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan merintis kebiasaan positif menjadi dasar untuk memperbaiki diri. Ini adalah awal perubahan menuju hidup yang lebih bersih, lebih taat, dan lebih bermakna. Perubahan tersebut bisa mencakup peningkatan akhlak, kualitas ibadah, dan kesadaran diri, yang semuanya lebih mudah dibentuk saat usia masih produktif dan semangat masih menyala. Kebiasaan buruk bisa ditinggalkan, dan diganti dengan rutinitas positif yang lebih Islami. Momen berada di depan Ka’bah atau di Raudhah bukan sekadar ibadah fisik, melainkan juga kesempatan emas untuk melakukan refleksi diri secara mendalam. Di tempat-tempat suci ini, hati lebih mudah tersentuh, sehingga menjadi titik awal untuk memperbaiki akhlak, memperjelas tujuan hidup, dan membangun niat yang lebih tulus dalam menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam 3. Menumbuhkan Konsistensi Ibadah Sejak Muda Umroh usia muda memberikan salah satu manfaat besar yaitu lahirnya kebiasaan ibadah yang konsisten. Ibadah bukan hanya rutinitas, melainkan gaya hidup. Umrah menanamkan itu secara nyata. Saat kembali ke tanah air, rutinitas seperti shalat tepat waktu, tilawah membaca Al-Qur’an, dan berdoa akan terasa lebih alami karena sudah terbentuk dari pengalaman langsung saat ibadah di Tanah Suci. Kebiasaan ibadah yang dibangun sejak muda cenderung bertahan hingga dewasa, bahkan menjadi fondasi hidup yang menuntun seseorang dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT sepanjang waktu. Dengan konsistensi ibadah sejak muda, seseorang akan lebih mudah menjaga hubungan dengan Allah SWT sepanjang hidupnya, bahkan di tengah kesibukan dan ujian dunia. 4. Sehat Fisik dan Tenang Batin Rangkaian ibadah umrah seperti tawaf dan sa’i melibatkan aktivitas fisik yang memerlukan ketahanan dan kekuatan tubuh. Di usia muda, stamina tubuh bisa lebih bugar dan semangat menjalani semua rangkaian proses ibadah sehingga terasa lebih ringan dan menyenangkan. Selain manfaat fisik, umrah juga membawa ketenangan hati. Momen khusyuk dalam ibadah memberikan ruang untuk rehat dari hiruk-pikuk dunia dan menghadirkan rasa damai yang menyejukkan hati. Berada di Tanah Suci adalah momen detoks mental dari hiruk-pikuk dunia, pekerjaan, dan tekanan hidup. Umrah membawa ketenangan, menguatkan hati, dan memberi ruang bagi kedamaian hati yang mendalam. 5. Membangun Persaudaraan dan Relasi Global Umroh usia muda adalah bertemunya muslim dari berbagai negara dan budaya di seluruh dunia. Pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan, tapi juga membangun jaringan persaudaraan dalam keimanan Islam yang baik. Rasa kebersamaan yang tumbuh saat ibadah berjamaah mampu memperkuat solidaritas dan kepedulian sesama muslim, menciptakan hubungan yang saling menguatkan dalam menjalani nilai-nilai Islam. Di usia muda, ini adalah pengalaman yang membuka wawasan dan mengajarkan arti toleransi, persatuan umat, dan cinta damai. Pertemuan dengan saudara seiman dari berbagai negara memperkuat semangat ukhuwah dan rasa cinta pada Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Rasa kebersamaan yang tumbuh saat ibadah umroh berjamaah bisa memperkuat ikatan solidaritas dan kepedulian sesama Muslim, menciptakan hubungan yang saling menguatkan dalam menjalani nilai-nilai Islam. 6. Belajar Perencanaan dan Disiplin Hidup Umroh usia muda mengajarkan pentingnya perencanaan. Mulai dari persiapan keuangan, kesehatan, dan mental, semuanya melatih seseorang untuk berpikir jauh ke depan dan lebih disiplin. Kebiasaan ini terbawa ke kehidupan sehari-hari. Anak muda yang pernah umrah cenderung lebih teratur, lebih sadar akan tujuan hidup, dan lebih bijak dalam mengelola waktu, sumber daya, cara merencanakan masa depan hingga manajemen diri yang lebih tertata. 7. Menjemput Pahala dan Keberkahan Sejak Muda Umrah di usia muda adalah ibadah yang bernilai tinggi. Dengan niat yang ikhlas, Allah SWT menjanjikan pahala yang besar dan keberkahan berlimpah dalam hidup. Tak hanya pahala akhirat, umrah juga membuka jalan kebaikan dalam kehidupan dunia, baik itu dalam bentuk rezeki, kesehatan, maupun kemudahan dalam berbagai urusan hidup. Amal kebaikan yang dilakukan sejak dini, termasuk oleh generasi muda, adalah investasi berharga di sisi Allah. Umroh usia muda adalah ladang pahala yang terbuka luas karena fisik lebih kuat, bugar, niat tulus, dan waktu masih luas untuk menyebarkan manfaat kebaikan. Bukan hanya pahala akhirat, keberkahan dunia juga akan menyertai bisa dalam bentuk rezeki, ketenangan, jodoh yang baik, dan hidup yang lebih berkah. 8. Membantu Menentukan Tujuan Hidup yang Lebih Terarah Banyak orang merasa bingung dan kehilangan arah ketika mencapai usia dewasa, terutama ketika harus mengambil keputusan penting dalam hidup. Namun, dengan berangkat umroh usia muda, Anda dapat merasakan ketenangan dan pencerahan yang memungkinkan Anda untuk melihat hidup dengan perspektif yang lebih jernih.
PENTING BUAT KAMU !!! INI DIA 5 KEUNTUNGAN UMROH TANPA TRANSIT
5 Keuntungan Umroh Tanpa Transit Menunaikan ibadah umrah adalah momen berharga yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain kesiapan hati dan niat yang tulus, kenyamanan perjalanan menjadi faktor penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan optimal, tenang, dan khusyuk. Salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan tersebut adalah dengan memilih penerbangan langsung tanpa transit (direct flight) untuk ibadah ke Tanah Suci atau biasa dikenal dengan umroh tanpa transit Penerbangan Umroh tanpa transit kini semakin populer dan banyak diminati masyarakat karena dinilai lebih praktis, efektif, dan bisa mengurangi risiko kelelahan di perjalanan. Terutama bagi jamaah lansia atau mereka yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri, direct flight adalah solusi tepat yang sangat membantu. Berikut ini adalah lima keuntungan utama Umroh tanpa transit 1. Waktu Perjalanan Lebih Singkat, Ibadah Bisa Dimulai Lebih Cepat Umroh tanpa transit memiliki keuntungan utama dalam penghematan waktu. Tanpa harus berhenti di bandara lain untuk transit, kamu bisa langsung terbang menuju Jeddah atau Madinah dan tiba lebih cepat di Tanah Suci. Biasanya, penerbangan langsung dari Indonesia menuju Tanah Suci membutuhkan waktu sekitar 9 hingga 12 jam, tergantung dari kota keberangkatannya. Proses transit seringkali memakan waktu berjam-jam, bahkan bisa mencapai lebih dari satu hari jika terjadi delay penerbangan atau kendala dalam perjalanan lainnya. Dengan penerbangan langsung (direct flight), waktu perjalanan bisa dipangkas hingga setengah dari waktu perjalanan biasanya sehingga bisa mengurangi waktu perjalanan yang mungkin terbuang ketika harus menunggu transit di bandara dan proses perjalanan lainnya. Ini sangat berguna untuk memaksimalkan waktu yang ada di Tanah Suci, supaya kamu dapat langsung fokus pada ibadah tanpa terganggu waktu penerbangan yang lama. 2. Mengurangi Risiko Kelelahan, Jet Lag, dan Stress Perjalanan Umroh tanpa transit bisa membantu mengurangi risiko kelelahan, khususnya untuk jamaah lansia. Jika umroh dengan penerbangan transit dapat menyebabkan kelelahan fisik, jet lag, dan stress perjalanan terutama bagi yang belum terbiasa dengan perjalanan udara jarak jauh. Lebih cepat tiba berarti punya lebih banyak waktu untuk beristirahat atau persiapan ibadah di Tanah Suci dengan kondisi tubuh yang lebih sehat dan bugar. Bayangkan, jika dengan penerbangan langsung kamu harus menunggu di bandara luar negeri, berpindah terminal bandara, melewati proses imigrasi lagi, lalu naik pesawat lain dengan waktu tunggu yang tidak menentu, tentu semua itu dapat menguras waktu, tenaga, pikiran, dan mental. Dengan penerbangan langsung, jamaah hanya perlu sekali naik pesawat dan bisa beristirahat dengan lebih tenang di sepanjang perjalanan. Kondisi fisik dan mental yang terjaga akan membantu kamu untuk dapat lebih siap menjalani ibadah dengan khusyuk di Tanah Suci. 3. Perjalanan Lebih Aman dan Mengurangi Risiko Umroh tanpa transit memberikan keamanan yang lebih baik dan mampu mengurangi potensi risiko tambahan pada setiap kali transit penerbangan. Keamanan adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan, termasuk umrah. Transit di negara lain, terutama yang memiliki peraturan ketat atau situasi yang kurang stabil, bisa meningkatkan risiko masalah terkait keamanan, dokumen perjalanan, delay penerbangan, atau bahkan kehilangan barang. Kamu harus siap menghadapi kemungkinan keterlambatan atau masalah imigrasi yang mungkin muncul saat transit, terutama beberapa negara transit yang memberlakukan peraturan khusus sehingga bisa membuat proses perjalanan menjadi lebih lama dan rumit. Dengan penerbangan langsung (direct flight), semua risiko tersebut bisa dihindari. Kamu hanya perlu mengurus satu proses penerbangan, satu maskapai, dan satu tujuan bandara. Ini sangat penting, terutama bagi jamaah pemula, lansia, atau keluarga yang membawa anak kecil agar tidak mempersulit proses penerbangan. Fokus kamu tidak akan lagi terpecah dengan urusan teknis perjalanan, melainkan benar-benar fokus diarahkan pada persiapan ibadah di Tanah Suci. 4. Proses Perjalanan Lebih Sederhana Umroh tanpa transit berarti lebih sedikit proses yang harus dilalui dalam perjalanan. Check-in dan boarding di bandara cukup dilakukan satu kali. Kamu tidak perlu lagi mencari gate berikutnya, berpindah bandara, atau berhadapan dengan petugas imigrasi di negara lain. Semua prosedur menjadi lebih ringkas dan terarah sehingga perjalanan menjadi lebih mudah, tenang, dan tidak ribet. Dengan memilih penerbangan langsung, kamu dapat langsung sampai di Tanah Suci dengan lebih bugar, sehat, dan tidak kelelahan akibat menunggu lama dalam proses transit. Setibanya di Tanah Suci, jamaah bisa langsung diarahkan istirahat di penginapan atau langsung mengikuti proses ibadah tanpa penundaan tambahan. Hal ini sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh dan kondisi mental, terutama untuk jamaah yang baru pertama kali menunaikan ibadah umrah. Dengan umroh tanpa transit, kamu bisa beristirahat lebih lama di pesawat dan tiba dengan kondisi tubuh yang lebih siap untuk beribadah di Tanah Suci. Perjalanan yang lebih cepat dan nyaman akan memastikan kamu tiba dengan fisik yang prima, siap menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih maksimal. 5. Waktu Lebih Banyak untuk Fokus Ibadah Umroh tanpa transit juga memiliki keuntungan memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, dan fokus mempersiapkan diri sebelum menjalani ibadah di Tanah Suci. Hal ini penting karena umrah tidak hanya sekedar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang membutuhkan ketenangan diri. Selain itu, waktu yang lebih luas juga memungkinkan kamu untuk memperbanyak amalan, ibadah sunnah, mengikuti ziarah ke tempat-tempat bersejarah, atau berkonsultasi lebih mendalam dengan pembimbing ibadah sebelum memulai ritual umrah. Perjalanan umrah adalah momen berharga yang membutuhkan kesiapan optimal, baik lahir maupun batin. Dengan memilih penerbangan pesawat langsung tanpa transit, kamu sedang meminimalkan hambatan dan risiko keamanan yang bisa mengganggu kekhusyukan ibadah. Mulai dari efisiensi waktu, kenyamanan, keamanan, hingga kesederhanaan dalam proses perjalanan, semua kelebihan tersebut berpadu untuk menciptakan pengalaman umroh yang lebih lancar, tenang, nyaman, dan optimal. Bagi kamu yang sedang merencanakan umroh bersama keluarga, orang tua, atau rombongan, mempertimbangkan pesawat direct flight adalah langkah tepat sebagai solusinya. Karena pada akhirnya, kenyamanan selama perjalanan adalah bagian penting dari keberhasilan ibadah. Penutup Itulah beberapa alasan penting kenapa kamu harus memilih umroh tanpa transit, karena salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan tersebut adalah dengan memilih penerbangan langsung tanpa transit (direct flight) untuk ibadah ke Tanah Suci. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
STOP !! JANGAN UMROH BACKPACKER SEBELUM TAHU 7 HAL INI
Umroh Backpacker Berbahaya Umroh adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dan menjadi impian bagi jutaan umat muslim di seluruh dunia. Kesempatan untuk dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci, Mekkah dan Madinah, dan menjalankan rangkaian ibadah yang penuh makna ini adalah momen yang sangat dinantikan sepanjang hidup. Tak heran kalau banyak orang berusaha keras untuk mewujudkan perjalanan religius ini. Di era modern digital dan gaya hidup serba mandiri saat ini, banyak bermunculan tren Umroh Backpacker, yaitu perjalanan umrah secara mandiri tanpa bergabung dengan biro agen travel. Konsep ini memang terdengar menarik karena menawarkan fleksibilitas dan harga yang tampak lebih hemat. Tapi, benarkah itu solusi yang ideal dan aman? Faktanya, umroh backpacker justru bisa menjadi pilihan yang penuh tantangan, bahkan berisiko. Dalam artikel ini, kita akan bahas 7 alasan penting kenapa kamu sebaiknya tidak memilih umroh backpacker, dan mengapa menggunakan jasa travel umrah profesional bisa menjadi langkah paling baik untuk memastikan ibadahmu berjalan lancar dan penuh berkah. Risiko Salah dalam Pelaksanaan Ibadah Tidak dianjurkan untuk umroh backpacker karena rangkaian ibadah umrah bukan hanya sekedar jalan-jalan religius, ada tuntunan syar’i yang harus dipahami dengan baik dan benar. Mulai dari niat, thawaf, sa’i, sampai tahallul, semua punya ketentuan dan rukun yang wajib dipenuhi agar umrah menjadi sah dan diterima. Tanpa adanya pendamping profesional seperti mutawif (pemandu ibadah), kamu berisiko salah langkah atau urutan dalam beribadah karena kurangnya pemahaman teknis. Kesalahan kecil dalam melaksanakan ibadah bisa berdampak besar bahkan menimbulkan dosa. Jika kamu bergabung dengan biro agen travel umrah, kamu akan dibimbing dan dibantu oleh para ahli yang siap membimbing tiap proses ibadahmu, supaya lebih terarah dan sesuai dengan syariat. Akses Terbatas ke Fasilitas dan Layanan Alasan tidak dianjurkan untuk umroh backpacker selanjutnya karena jika kamu berangkat bersama agen travel, semua keperluan dan fasilitas biasanya sudah disiapkan mulai dari hotel yang nyaman dan strategis, transportasi yang memadai, konsumsi, perlengkapan, hingga akses ke tempat ibadah. Semua sudah tertata rapi dan dipersiapkan dengan baik. Berbeda dengan backpacker yang harus mengatur semuanya sendiri. Mulai dari mencari penginapan yang layak, mengatur transportasi, sampai mencari tempat makan yang halal dengan harga terjangkau. Tanpa perencanaan yang matang, pengalaman ibadah bisa berubah jadi perjalanan yang penuh kerepotan dan menjadi kacau atau bahkan tidak sah. Sulit Mengatur Waktu dan Jadwal Ibadah Tidak dianjurkan untuk umrah backpacker karena umrah itu bukan sekadar ziarah biasa, melainkan ada waktu-waktu khusus untuk melakukan thawaf, sa’i, dan amalan lain yang perlu dijalankan tepat waktu. Sebagai backpacker, kamu bisa saja kesulitan menyesuaikan waktu, apalagi tanpa panduan yang jelas dan jadwal yang tetap. Travel umroh biasanya sudah menyiapkan semua keperluan dan panduan jadwal kegiatan harian yang membantu kamu untuk tetap terarah. Bahkan kamu bisa diarahkan ke waktu terbaik untuk ibadah agar lebih nyaman dan khusyuk. Keamanan Lebih Terjamin Tanah Suci memang tempat mulia, tapi bukan berarti bebas dari risiko. Jumlah jamaah yang luar biasa padat bisa membuat kamu tersesat, kehilangan barang, atau terjebak situasi yang membingungkan. Travel umroh profesional punya tim pengawas yang akan menjaga keamanan dan kenyamanan kamu selama di sana. Mereka juga sudah bekerja sama dengan otoritas lokal, jadi jika ada situasi darurat, kamu tidak akan kebingungan sendiri. Kurangnya Penanganan Jika Terjadi Masalah Kesehatan Tidak dianjurkan untuk umroh backpacker karena jika kamu punya riwayat penyakit tertentu, kondisi di tanah suci yang memiliki cuaca panas, aktivitas ibadah yang padat, dan perbedaan iklim bisa memicu masalah kesehatan. Sebagai backpacker, kamu harus menanggung semuanya sendirian dan bisa saja kesulitan untuk mencari fasilitas medis yang cepat dan sesuai. Sementara itu, travel umrah biasanya telah menyediakan akses ke layanan medis, bahkan tim dokter atau tenaga kesehatan yang siap siaga mendampingi. Jadi, kamu bisa lebih tenang dalam menjalankan ibadah tanpa rasa khawatir dengan kesehatan. Stress Logistik Bisa Mengganggu Fokus Ibadah Tidak dianjurkan untuk umroh backpacker karena umrah itu seharusnya menjadi momen yang penuh ketenangan, kedamaian, dan khusyuk beribadah. Tapi jika umrah backpacker, kamu akan bingung memikirkan penginapan, transportasi, jadwal, dan hal teknis lainnya sendirian, sehingga ibadah bisa terganggu oleh keperluan logistik dan bisa menimbulkan stress. Jika menggunakan jasa biro travel, kamu bisa lebih fokus dalam beribadah. Semua urusan teknis sudah ditangani, kamu tinggal melaksanakan ibadah umrah dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang khusyuk. Biaya Tidak Terduga Bisa Membengkak Umroh Backpacker sering dikaitkan dengan mitos bahwa harganya akan bisa menjadi lebih murah. Namun kenyataannya, umrah backpacker yang tanpa perencanaan dan pengalaman, bisa saja membuat kita mengeluarkan uang lebih besar dari yang diperkirakan. Harga penginapan bisa saja melonjak, transportasi mendadak yang mahal, atau muncul biaya tambahan di luar perkiraan. Travel umrah menawarkan paket lengkap yang transparan. Semua sudah dihitung dan dipersiapkan, jadi kamu tidak akan kaget dengan biaya-biaya mendadak di luar perkiraan. Bahkan terkadang, harganya justru lebih hemat karena mereka sudah mempunyai jaringan relasi dan diskon khusus. Ibadah umrah bukan hanya sekedar perjalanan, tapi momen berharga untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perjalanan umrah patut untuk dipersiapkan dengan sebaik mungkin baik dari sisi spiritual, finansial, hingga logistik. Walaupun ide umrah backpacker terdengar menarik, kenyataannya banyak tantangan yang akan terjadi dan bisa mengganggu kekhusyukan ibadahmu. Daripada mengambil resiko, lebih baik memilih cara aman dengan bergabung biro travel umrah yang terpercaya dan profesional. Dengan begitu, kamu bisa benar-benar menikmati setiap momen di Tanah Suci dengan nyaman, fokus pada ibadah, dan pulang membawa ketenangan hati serta limpahan pahala dan berkah. Penutup Itulah beberapa alasan penting kenapa kamu sebaiknya tidak memilih umroh backpacker, dan mengapa menggunakan jasa travel umrah profesional bisa menjadi langkah paling baik untuk memastikan ibadahmu berjalan lancar dan penuh berkah. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
MENGUMROHKAN ORANG TUA ? TERNYATA ADA 5 KEISTIMEWAANYA
Memberangkatkan Umroh Orang Tua ternyata memiliki banyak keistimewaanya Bagi umat Muslim, umrah merupakan ibadah yang mendalam, penuh berkah, dan makna. Setiap langkah ibadah yang dilakukan di Tanah Suci mengandung pahala yang berlimpah dan setiap doa yang dipanjatkan di Tanah Suci diyakini akan dikabulkan langsung oleh Allah SWT. Mengemban peran sebagai anak, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga, menghormati, dan mewujudkan kebahagiaan orangtua, terutama ketika usia mereka semakin lanjut dan membutuhkan perhatian lebih. Membahagiakan orangtua adalah impian setiap anak. Salah satu cara untuk bisa membahagiakan orangtua adalah dengan memberangkatkan mereka untuk menunaikan ibadah umrah. Lalu, mengapa mengumrahkan orang tua itu penting? Memberangkatkan orang tua untuk menunaikan ibadah umrah atau haji ternyata memiliki keistimewaan. Berikut beberapa keutamaan istimewa memberangkatkan orangtua menunaikan ibadah umroh atau haji, yaitu: 1. Mendapatkan Investasi Pahala yang Berlimpah Mengumrahkan orangtua adalah amalan yang tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi mereka, tetapi juga dapat mendatangkan berkah pahala yang dapat menjadi investasi akhirat luar biasa bagi kita. Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orangtua adalah salah satu kunci pembuka pintu surga, sebagaimana sabda Rasulullah SAW. Ibarat menanam benih, kebaikan sekecil apapun pada orangtua, Allah SWT akan menumbuhkannya menjadi pohon pahala yang berbuah lebat dan berlipat ganda. Dengan memberangkatkan mereka ibadah umroh ke Baitullah, kita turut serta mendekatkan mereka pada ibadah yang mulia dan istimewa, serta doa-doa mustajab dari orang tua di Tanah Suci akan menjadi berkah luar biasa bagi kehidupan anak dan keluarganya. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan untuk orangtua, meskipun kecil, akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Dengan mengumrahkan orangtua, kita juga turut berperan dalam mendekatkan mereka kepada Allah melalui ibadah yang mulia ini. Bahkan, doa-doa yang dipanjatkan oleh orangtua kita di Tanah Suci akan menjadi berkah bagi kita yang membantu mereka untuk menjalankan ibadah tersebut. Hal ini bisa menjadi ladang pahala dan berkah berlimpah untuk investasi di dunia dan akhirat. 2. Mewujudkan Impian Kebahagiaan Orang Tua Bagi banyak orangtua, salah satu impian terbesar dalam hidup mereka adalah bisa menunaikan ibadah umrah atau haji. Namun, seiring bertambahnya usia dan keterbatasan fisik atau finansial, impian ini seringkali belum dapat diwujudkan. Mengumrahkan orang tua adalah cara yang sangat berarti untuk mewujudkan impian mereka. Bayangkan betapa bahagianya, ketika melihat orangtua bisa tersenyum senang, menunaikan ibadah di Baitullah, dan berdoa kepada Allah di depan Ka’bah. Lebih dari sekadar ibadah, ini akan menjadi sebuah memori pengalaman yang berkesan dan melekat dalam ingatan mereka sebagai kenangan yang tak ternilai harganya. Dengan memberikan kesempatan ini, Kamu tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada mereka, tetapi juga menghargai dan menghormati perjalanan hidup mereka. 3. Meningkatkan Kualitas Ibadah Orang Tua Umrah adalah kesempatan istimewa bagi setiap Muslim untuk memperbaiki ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di Tanah Suci, setiap doa yang dipanjatkan, setiap langkah yang dilakukan menuju Ka’bah, dan setiap dzikir yang dilantunkan akan mengalirkan berkah pahala yang berlimpah. Mengumrohkan orangtua memberi mereka kesempatan untuk dapat memperbaiki kualitas ibadah, memohon ampunan Allah, dan untuk berdoa bagi kebaikan diri mereka, anak, dan keluarga. Apalagi, di usia lanjut, seringkali orang tua lebih banyak melakukan ibadah dengan khusyuk, jauh dari gangguan duniawi. Mereka akan lebih fokus dan sepenuh hati dalam berdoa. Dengan memberangkatkan orangtua untuk umrah, dapat menjadi kesempatan istimewa bagi mereka untuk mempererat hubungan spiritual dengan Allah dan menyempurnakan kualitas ibadah. 4. Wujud Bakti dan Cinta Kepada Orang Tua Orangtua selalu berusaha memberikan segala hal yang terbaik untuk anak-anaknya. Mereka telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan harta demi kebahagiaan dan masa depan anak-anaknya. Mengumrahkan orangtua adalah bentuk penghargaan yang luar biasa terhadap semua pengorbanan tersebut. Tidak ada cara yang lebih indah untuk membalas pengorbanan orang tua selain dengan memberikan mereka kesempatan untuk mewujudkan impian kebahagiaan mereka untuk menunaikan ibadah umrah. Sebagai anak, kita tentu ingin melihat orangtua bahagia, merasa dihargai, dan mendapatkan apa yang mereka impikan. Salah satu cara terbaik untuk membalas semua pengorbanan mereka adalah dengan membantu mereka dapat menunaikan ibadah umroh atau haji dan merasakan pengalaman spiritual yang luar biasa di Tanah Suci. Mengumrahkan orangtua adalah hadiah terbaik yang bisa kita berikan sebagai tanda terima kasih atas segala usaha pengorbanan mereka. 5. Mendapatkan Hikmah Nilai Religius yang Baik Mengumrahkan orang tua tidak hanya membawa manfaat bagi mereka, tetapi juga untuk kita sebagai anak-anaknya. Tindakan ini akan memberikan hikmah spiritual yang baik, mengajarkan kita untuk selalu berbakti kepada orangtua, dan mengingatkan kita bahwa kebahagiaan orangtua adalah kebahagiaan kita dan ridha orangtua adalah ridha Allah juga. Anak-anak yang melihat orangtuanya dihormati dan bahagia diberi kesempatan untuk beribadah di Tanah Suci, akan terinspirasi untuk mengikuti jejak yang sama ketika mereka dewasa nanti. Mengumrahkan orangtua juga menjadi teladan bagi generasi berikutnya tentang pentingnya berbakti dan menghargai orangtua. Ini adalah tindakan yang memberikan dampak jangka panjang dalam keluarga, mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai keimanan dan kasih sayang. Memberangkatkan orangtua menunaikan ibadah umroh atau haji adalah salah satu bentuk amalan yang sangat mulia, penuh berkah, dan makna mendalam untuk umat muslim. Tidak hanya memberikan kebahagiaan untuk orangtua, tetapi juga mendatangkan pahala yang sangat besar bagi kita sebagai anak-anaknya. Ini adalah kesempatan emas untuk mewujudkan impian orangtua, memperbaiki kualitas ibadah mereka, serta menghargai setiap pengorbanan yang telah mereka lakukan selama hidup mereka. Selain itu, dengan mengumrahkan orangtua, kita juga memberikan hikmah spiritual yang baik bagi generasi mendatang. Ini adalah bentuk bakti yang akan dikenang sepanjang hayat dan menjadi contoh bagi anak-anak kita untuk selalu berbakti kepada orangtua untuk mendapatkan berkah ridha Allah dan orangtua. Penutup Itulah beberapa keistiewaan mengumrahkan orangtua. Semoga suatu saat sahabat Cahaya Madinah bisa mengumrahkan kedua orang tua ke tanah suci. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
PAKET UMROH BRONZE
UMROH SPESIAL (12 Hari) BRONZE Paket Umrah Bronze, Cahaya Madinah merupakan Paket Umrah yang cocok untuk anda yang ingin menunaikan Ibadah Umrah pada kondisi Baitullah tidak terlalu ramai. Tersedia juga Program Pemantauan Kesehatan GRATIS bagi para Jamaah, sehingga Kesehatan Jamaah terjamin saat Sebelum Keberangkatan & Ketika di Tanah Suci. Paket ini terdapat Bimbingan Ibadah yang meliputi Bimbingan Aqidah, Fiqh, Sunnah & Kajian Islami, sehingga prosesi Ibadah Jamaah menjadi lebih Khusyuk & Umrah menjadi Mabrur “PEMBIMBING IBADAH” PROFIL USTADZ ROFI’I Ustadz Rofi’i meruapakan Pengasuh Pondok Pesantren Zaadul Maad Surabaya. Beliau juga berpengalaman sebagai Pembimbing Ibadah atau Tour Leader Umrah selama 10 Tahun lebih. Ustadz Rofi’i juga merupakan seorang yang memiliki keahlian dalam bidang Aqidah, Fiqh dan Sunnah-sunnah Islam. Akomodasi Perjalanan Paket Umrah Bronze 12 Hari tersedia program perjalanan 12 hari dengan akomodasi hotel bintang 3 terbaik di kelasnya. Hotel Mekkah Olayan Golden / Setaraf (Jarak Hotel <500M dari Pelataran Masjid) Hotel Madinah Jawharat Al Rasheed / Setaraf(Jarak Hotel <100M dari Pelataran Masjid) Keunggulan Paket 5 Hari Madinah – 6 Hari Mekkah Pemeriksaan Kesehatan Foto & Video Dokumentasi keberangkatan Pesawat Langsung Kelas Ekonomi Manasik Online 30 Hari Makan 3x Sehari Transportasi Bus AC Asuransi Keberangkatan Bimbingan Ibadah Penuh Daftar Sekarang Daftar sekarang sebelum paket habis dengan cara mengisi form di bawa ini: Kirim Sekarang MASIH BERPIKIR UNTUK MENUNDA UMROH ?? SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN SEGERA AMANKAN SEAT ANDA SEKARANG !!! DAN DAPATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI !!! Notes : Harga diatas sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan kurs dollar dan ketentuan yang diberlakukan. Informasi Seputar Promo Umroh dan Haji? Hubungi kami lewat tombol berikut!!! Hubungi Kami “PROGRAM PERJALANAN UMRAH 12 HARI” HARI KE 1 ( Surabaya – Jeddah – Madinah ) Empat jam sebelum berangkat, jamaah berkumpul di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk memulai perjalanan umroh. Kemudian, jamaah masuk ke dalam bandara untuk proses imigrasi dan menunggu di ruang tunggu dalam bandara yang telah disediakan. Jamaah mulai diterbangkan menuju Jeddah. Ketika jamaah telah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Jamaah kembali mengurus proses imigrasi dan pengambilan bagasi. Jamaah kemudian keluar ke ruang tunggu luar bandara untuk menunggu Bus yang akan membawa jamaah ke Hotel Madinah. HARI KE 2 ( Madinah ) Bangun pagi hari, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi . Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 3 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah bersiap di lobby hotel untuk melakukan Madinah City Tour, (jamaah sudah harus pada Pukul 08.00 dalam keadaan berwudhu, dengan membawa Pakaian Sholat serta uang secukupnya) kemudian perjalanan menuju Masjid Quba (singgah), Masjid Qiblatain, Masjid Saba’-Khandaq (hanya lewat), Jabal Uhud (singgah), dan Pasar Kurma (singgah). Pada sekitar pukul 12.00 jamaah sampai kembali di hotel, jamaah dipersilakan untuk Sholat Dhuhur di Masjid Nabawi. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah Sholat Ashar, jamaah dipersilakan ziarah ke Makam Baqi’ dan mengunjungi Museum Asmaul Husna yang ada di sebelah Masjid Nabawi. Setelah Sholat Isya’, jamaah kembali ke hotel untuk makan malam. Bagi jamaah wanita diharapkan berkumpul diloby hotel setelah makan malam untuk berziarah ke Raudah. Setelah itu, jamaah dipesilahkan kembali ke hotel dan jamaah dipersilakan istirahat. HARI KE 4 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk Sarapan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 5 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 6 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel dan berkemas untuk check out hotel keesokan harinya. HARI KE 7 ( Madinah – Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi, setelah itu jamaah berkumpul di halaman Masjid Nabawi untuk berpamitan pada Rasul. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi.Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Jamaah melakukan check out hotel setelah Sholat Dhuhur dan makan siang. Jamaah berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Dalam perjalanan menuju Makkah, jamaah terlebih dahulu berhenti untuk ambil miqot di Abhyar Ali (Bir Ali). Sesampai di Makkah diperkirakan pukul 20.00, jamaah langsung menuju ke hotel untuk check in dan makan malam. Jamaah mengikuti meeting point pada tempat yang telah ditentukan. Kemudian jamaah dipersilahkan menuju Masjidil Haram untuk mengerjakan umroh pertama. Setelah selesai menunaikan ibadah umroh, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat. HARI KE 8 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Acara bebas, jamaah dipersilahkan untuk memberbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram. (Selama di Makkah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak tawaf sunnah) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 9 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi dan persiapan Makkah City Tour ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arofah, Jabal Rahma, Muzdalifah dan Mina. Bagi Jamaah yang menghendaki Umroh kedua mempersiapkan diri untuk mengambil Miqot di Ji’ronah. Setelah dari Makkah City Tour, jamaah langsung menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Sholat Dhuhur. Jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah makan siang, jamaah langsung menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umroh (Thawaf,Sai dan Tahalul) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 10 ( Makkah )
PAKET UMROH SILVER
UMROH SPESIAL (12 Hari) SILVER Paket 12 Hari Umrah Reguler Silver hadir untuk Anda yang ingin merasakan Ibadah dan Menginap di Hotel dekat Masjid terapi masih dengna harga yang terjangkau. Program umrah ini dikesmas melalui metode tematik dengan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) dan penyampaian Manasik Premium selama 30 kali sebelum keberangkatan. Rasakan sensi umrah dengan pengalaman berbeda, hanya di Cahaya Madinah, karena di Cahaya Madinah, pilihan tepat, umrah pun sehat. Akomodasi Perjalanan Paket Umrah Silver 12 Hari tersedia program perjalanan 12 hari dengan akomodasi hotel bintang 4 terbaik di kelasnya. Hotel Mekkah Mira Ajyad Hotel / Setaraf (Jarak Hotel <300M dari Pelataran Masjid) Hotel Madinah Artal Madinah / Setaraf(Jarak Hotel <100M dari Pelataran Masjid) Keunggulan Paket 5 Hari Madinah – 6 Hari Mekkah Pemeriksaan Kesehatan Foto & Video Dokumentasi keberangkatan Pesawat Langsung Kelas Ekonomi Manasik Online 30 Hari Makan 3x Sehari Transportasi Bus AC Asuransi Keberangkatan Bimbingan Ibadah Penuh Daftar Sekarang Daftar sekarang sebelum paket habis dengan cara mengisi form di bawa ini: Kirim Sekarang Tanggal Keberangkatan 27 Juli 2025 11 Agustus 2025 08 September 2025 MASIH BERPIKIR UNTUK MENUNDA UMROH ?? SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN SEGERA AMANKAN SEAT ANDA SEKARANG !!! DAN DAPATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI !!! Notes : Harga diatas sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan kurs dollar dan ketentuan yang diberlakukan. Informasi Seputar Promo Umroh dan Haji? Hubungi kami lewat tombol berikut!!! Hubungi Kami “PROGRAM PERJALANAN UMRAH 12 HARI” HARI KE 1 ( Surabaya – Jeddah – Madinah ) Empat jam sebelum berangkat, jamaah berkumpul di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk memulai perjalanan umroh. Kemudian, jamaah masuk ke dalam bandara untuk proses imigrasi dan menunggu di ruang tunggu dalam bandara yang telah disediakan. Jamaah mulai diterbangkan menuju Jeddah. Ketika jamaah telah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Jamaah kembali mengurus proses imigrasi dan pengambilan bagasi. Jamaah kemudian keluar ke ruang tunggu luar bandara untuk menunggu Bus yang akan membawa jamaah ke Hotel Madinah. HARI KE 2 ( Madinah ) Bangun pagi hari, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi . Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 3 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah bersiap di lobby hotel untuk melakukan Madinah City Tour, (jamaah sudah harus pada Pukul 08.00 dalam keadaan berwudhu, dengan membawa Pakaian Sholat serta uang secukupnya) kemudian perjalanan menuju Masjid Quba (singgah), Masjid Qiblatain, Masjid Saba’-Khandaq (hanya lewat), Jabal Uhud (singgah), dan Pasar Kurma (singgah). Pada sekitar pukul 12.00 jamaah sampai kembali di hotel, jamaah dipersilakan untuk Sholat Dhuhur di Masjid Nabawi. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah Sholat Ashar, jamaah dipersilakan ziarah ke Makam Baqi’ dan mengunjungi Museum Asmaul Husna yang ada di sebelah Masjid Nabawi. Setelah Sholat Isya’, jamaah kembali ke hotel untuk makan malam. Bagi jamaah wanita diharapkan berkumpul diloby hotel setelah makan malam untuk berziarah ke Raudah. Setelah itu, jamaah dipesilahkan kembali ke hotel dan jamaah dipersilakan istirahat. HARI KE 4 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk Sarapan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 5 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 6 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel dan berkemas untuk check out hotel keesokan harinya. HARI KE 7 ( Madinah – Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi, setelah itu jamaah berkumpul di halaman Masjid Nabawi untuk berpamitan pada Rasul. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi.Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Jamaah melakukan check out hotel setelah Sholat Dhuhur dan makan siang. Jamaah berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Dalam perjalanan menuju Makkah, jamaah terlebih dahulu berhenti untuk ambil miqot di Abhyar Ali (Bir Ali). Sesampai di Makkah diperkirakan pukul 20.00, jamaah langsung menuju ke hotel untuk check in dan makan malam. Jamaah mengikuti meeting point pada tempat yang telah ditentukan. Kemudian jamaah dipersilahkan menuju Masjidil Haram untuk mengerjakan umroh pertama. Setelah selesai menunaikan ibadah umroh, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat. HARI KE 8 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Acara bebas, jamaah dipersilahkan untuk memberbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram. (Selama di Makkah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak tawaf sunnah) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 9 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi dan persiapan Makkah City Tour ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arofah, Jabal Rahma, Muzdalifah dan Mina. Bagi Jamaah yang menghendaki Umroh kedua mempersiapkan diri untuk mengambil Miqot di Ji’ronah. Setelah dari Makkah City Tour, jamaah langsung menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Sholat Dhuhur. Jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah makan siang, jamaah langsung menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umroh (Thawaf,Sai dan Tahalul) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 10 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram.Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali
UMROH KEMERDEKAAN
UMROH SPESIAL (12 Hari) KEMERDEKAAN 2025 Paket 12 Hari Umrah Kemerdekaan 2025 bukan hanya memperingati Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga program umrah untuk memerdekakan diri kita dari segala ketakukan, seperti takut atas masalah kesehatan hati, kesehatan jasmani hingga kesehatan fiancial. Program umrah ini dikesmas melalui metode tematik dengan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) dan penyampaian Manasik Premium selama 30 kali sebelum keberangkatan. Rasakan sensi umrah dengan pengalaman berbeda, hanya di Cahaya Madinah, karena di Cahaya Madinah, pilihan tepat, umrah pun sehat. “PEMBIMBING IBADAH” PROFIL USTADZ CHUSNI Bernama Lengkap Chusni Amaludin. S.hi. M. Pd. CDAI, beliau seorang DAI muda dan berpengalaman dalam membimbing ibadah umrah. Selain aktif dibidang Pembimbingan Ibdah Umrah, beliau menjadi pendakwah diberbagai kajian, dan tema favorit beliau yang berjudul “Baitullah Memanggil” Akomodasi Perjalanan Paket Umrah Spesial Kemerdekaan 12 Hari tersedia program perjalanan 12 hari dengan akomodasi hotel bintang 3 terbaik di kelasnya. Hotel Mekkah Olayan Golden / Setaraf (Jarak Hotel <500M dari Pelataran Masjid) Hotel Madinah Jawharat Al Rasheed / Setaraf (Jarak Hotel <100M dari Pelataran Masjid) Keunggulan Paket 5 Hari Madinah – 6 Hari Mekkah Pemeriksaan Kesehatan Foto & Video Dokumentasi keberangkatan Pesawat Langsung Kelas Ekonomi Manasik Online 30 Hari Makan 3x Sehari Transportasi Bus AC Asuransi Keberangkatan Bimbingan Ibadah Penuh Daftar Sekarang Daftar sekarang sebelum paket habis dengan cara mengisi form di bawa ini: Kirim Sekarang “Quad” Sekamar Berempat Rp. 31.500.000,- “Triple” Sekamar Bertiga Rp. 33.500.000,- “Double” Sekamar Berdua Rp. 35.500.000,- MASIH BERPIKIR UNTUK MENUNDA UMROH ?? SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN SEGERA AMANKAN SEAT ANDA SEKARANG !!! DAN DAPATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI !!! Notes : Harga diatas sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan kurs dollar dan ketentuan yang diberlakukan. Informasi Seputar Promo Umroh dan Haji? Hubungi kami lewat tombol berikut!!! Hubungi Kami “PROGRAM PERJALANAN UMRAH 12 HARI” HARI KE 1 ( Surabaya – Jeddah – Madinah ) Empat jam sebelum berangkat, jamaah berkumpul di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk memulai perjalanan umroh. Kemudian, jamaah masuk ke dalam bandara untuk proses imigrasi dan menunggu di ruang tunggu dalam bandara yang telah disediakan. Jamaah mulai diterbangkan menuju Jeddah. Ketika jamaah telah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Jamaah kembali mengurus proses imigrasi dan pengambilan bagasi. Jamaah kemudian keluar ke ruang tunggu luar bandara untuk menunggu Bus yang akan membawa jamaah ke Hotel Madinah. HARI KE 2 ( Madinah ) Bangun pagi hari, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi . Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 3 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah bersiap di lobby hotel untuk melakukan Madinah City Tour, (jamaah sudah harus pada Pukul 08.00 dalam keadaan berwudhu, dengan membawa Pakaian Sholat serta uang secukupnya) kemudian perjalanan menuju Masjid Quba (singgah), Masjid Qiblatain, Masjid Saba’-Khandaq (hanya lewat), Jabal Uhud (singgah), dan Pasar Kurma (singgah). Pada sekitar pukul 12.00 jamaah sampai kembali di hotel, jamaah dipersilakan untuk Sholat Dhuhur di Masjid Nabawi. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah Sholat Ashar, jamaah dipersilakan ziarah ke Makam Baqi’ dan mengunjungi Museum Asmaul Husna yang ada di sebelah Masjid Nabawi. Setelah Sholat Isya’, jamaah kembali ke hotel untuk makan malam. Bagi jamaah wanita diharapkan berkumpul diloby hotel setelah makan malam untuk berziarah ke Raudah. Setelah itu, jamaah dipesilahkan kembali ke hotel dan jamaah dipersilakan istirahat. HARI KE 4 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk Sarapan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 5 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 6 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel dan berkemas untuk check out hotel keesokan harinya. HARI KE 7 ( Madinah – Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi, setelah itu jamaah berkumpul di halaman Masjid Nabawi untuk berpamitan pada Rasul. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Jamaah melakukan check out hotel setelah Sholat Dhuhur dan makan siang. Jamaah berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Dalam perjalanan menuju Makkah, jamaah terlebih dahulu berhenti untuk ambil miqot di Abhyar Ali (Bir Ali). Sesampai di Makkah diperkirakan pukul 20.00, jamaah langsung menuju ke hotel untuk check in dan makan malam. Jamaah mengikuti meeting point pada tempat yang telah ditentukan. Kemudian jamaah dipersilahkan menuju Masjidil Haram untuk mengerjakan umroh pertama. Setelah selesai menunaikan ibadah umroh, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat. HARI KE 8 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Acara bebas, jamaah dipersilahkan untuk memberbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram. (Selama di Makkah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak tawaf sunnah) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 9 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi dan persiapan Makkah City Tour ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arofah, Jabal Rahma, Muzdalifah dan Mina. Bagi Jamaah yang menghendaki Umroh kedua mempersiapkan diri untuk mengambil Miqot di Ji’ronah. Setelah dari Makkah City Tour, jamaah langsung menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Sholat Dhuhur. Jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah makan
GEN Z INGIN UMROH ? SIMAK 5 TIPS MENABUNG UMROH UNTUK GEN Z
5 Tips Menabung Umroh untuk Gen Z Ibadah umroh juga merupakan salah satu ibadah yang banyak diimpikan oleh sebagian umat muslim. Termasuk dari Generasi yang lahir pada tahun 1995 hingga 2009 atau biasanya sering disebut dengan Gen z. Selain melakukan liburan atau bepergian ke luar negeri seperti ke Eropa, namun banyak juga dari Gen Z yang ingin menuju tanah suci Mekkah untuk menunaikan Ibadah Umroh. tetapi sebelum berangkat ke Tanah Suci, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan Gen Z. Mulai dari perlengkapan ibadah, dokumen, hingga mempersiapkan fisik kita. Selain itu ada persiapan yang tidak kalah pentingnya, yaitu mempersiapkan biaya. Biaya yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan umroh cukup banyak. Selain itu diperlukan waktu yang tidak singkat untuk mengumpulkan biaya keberangkatan umroh. Salah satu cara untuk mengumpulkan biaya untuk berangkat umroh adalah dengan cara menabung. Tetapi masih ada beberapa umat muslim yang kesulitan untuk menabung, karena disaat bersamaan juga memiliki biaya pengeluaran untuk kebutuhan. Simak informasi dibawah ini untuk mengetahui tips menabung umroh untuk Gen Z yang ingin berangkat menunaikan ibadah umroh. Menentukan Target Tabungan Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang pertama adalah kamu harus menentukan target tabungan kamu. Sebelum kamu menentukan target, kamu perlu menentukan paket umroh yang kamu pilih. Selain itu, pilihlah paket umroh yang sesuai dengan kondisi keuanganmu. Biaya umroh saat ini berkisar antara Rp 27 juta hingga Rp 35 juta per orang, tergantung paket yang dipilih. Setelah kamu memilih paket dan sudah mengetahui harga paket tersebut, tentukan target jangka waktu untuk menabung. Dengan menentukan jangka waktu untuk menabung, kamu dapat mengetahui butuh berapa lama untuk mengumpulkan uang untuk biaya melaksanakan ibadah umroh. Selain itu, kamu juga akan mengetahui berapa nominal yang akan kamu tabung setiap harinya. Menyisihkan Penghasilan Cara menabung yang paling efektif adalah dengan cara menyisihkan penghasilan. Dengan cara ini kamu harus menyisihkan penghasilan yang kamu dapatkan. Selain itu, kamu juga harus menentukan berapa nominal yang harus kamu sisihkan untuk ditabung. Sebagai contoh Sisihkan 10% dari penghasilan setiap bulan. Misalnya, jika penghasilan bulanan Anda Rp3.000.000, alokasikan sekitar Rp300.000 untuk tabungan umroh. Atau juga bisa Gunakan metode 50/20/30: Alokasikan 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 20% untuk tabungan darurat, dan 30% untuk menabung umroh. Cara ini diperlukan komitmen dan konsisten dalam menyisihkan biaya. Jika kamu bisa bisa konsisten melakukan cara ini, kamu akan bisa dengan cepat berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan umroh. Mencari Penghasilan Tambahan Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang ketiga ini cukup mudah untuk dilakukan. Karena pada saat ini, cukup banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya adalah menjadi pekerja paruh waktu. Selain itu kamu juga bisa mencari pekerjaan online, sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan utama kamu. Setelah mendapatkan penghasilan tambahan, kamu bisa gunakan sebagian atau seluruh penghasilan tersebut untuk kamu tabung. Dengan begitu kamu tidak perlu menyisihkan terlalu banyak dari penghasilan utama kamu. Mencari Promo Tips Menabung Umroh untuk Gen Z selanjutnya adalah Mencari Promo Umroh. Secara umum, ada beberapa travel umroh yang memiliki promo. Promo tersebut bisa berupa potongan harga atau diskon. Kamu dapat mengambil promo tersebut, agar kamu mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kamu juga dapat menghemat biaya yang kamu gunakan untuk mendaftar keberangkatan umroh. Tetapi kamu juga harus waspada untuk tidak tergiur dengan promo yang tidak wajar. Oleh karena itu, kamu juga harus pintar untuk memilih promo. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan syarat-syarat dan ketentuannya sehingga biaya yang kamu sudah tabung tidak akan hilang sia-sia. Itulah beberapa tips buat kamu yang ingin menabung untuk melaksanakan ibadah umroh. Sebelum menjalankan tips-tips di atas, kamu harus memiliki niat dan komitmen. Karena jika kamu tidak memiliki niat dan komitmen, maka kemungkinan besar apa yang kamu lakukan tidak akan terwujud. Hindari Pengeluaran tidak Perlu Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang kelima adalah hindari pengeluaran yang tidak perlu. Tips yang satu ini sangat penting untuk diterapkan, karena umumnya tidak sedikit dari Gen Z yang memiliki pengeluaran yang tidak perlu. Seperti makan diluar, hangout, liburan, belanja barang-barang yang tidak perlu dan lain sebagainya. Sebaiknya gunakan uang tersebut untuk menabung umroh dibanding digunakan untuk membeli hal-hal yang tidak perlu. Penutup Itulah beberapa tips menabung umroh untuk Gen Z. Bagi Gen Z menabung untuk berangkat umroh memang dibutuhkan konsistensi dan kesabaran. Tetapi dengan disiplin dan perencanaan yang tepat, impian kamu untuk berangkat menuju tanah suci pasti terwujud. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
Umroh Lailatul Qadar
Umroh Lailatul Qadar Setiap umat muslim pasti memiliki impian untuk menunaikan ibadah umroh di tanah suci. Terlebih lagi pada saat bulan Ramadhan. Karena banyak ulama yang menyampaikan bahwa umroh saat bulan memiliki keistimewaan tersebut Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang penuh berkah. Pada bulan tersebut, banyak umat muslim yang berlomba-lomba berbuat kebaikan. Karena pada bulan tersebut Allah SWT memberikan pahala yang berlimpah bagi siapa saja yang berbuat kebaikan. Oleh karena itu, banyak umat muslim yang ingin menunaikan ibadah umroh di tanah suci pada saat memasuki bulan ramadhan. Karena setiap umat muslim ingin mengambil berkah sebanyak-banyaknya dan berlomba-lomba untuk pahala. Selain itu melaksanakan umroh pada saat bulan Ramadhan juga akan mendapatkan amalan setara ibadah haji. Sebagaimana sabda Rasul pada sebuah Hadits Ibnu Majah yang berbunyi : ﻋَﻦْ ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻋُﻤْﺮَﺓٌ ﻓِﻲ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺗَﻌْﺪِﻝُ ﺣَﺠَّﺔً Artinya, “Dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Umrah di bulan Ramadhan menyamai ibadah haji,” (HR Ibnu Majah). Menunaikan ibadah umroh saat bulan ramadhan juga akan mendapatkan pengalaman luar biasa yang tidak akan pernah terlupakan karena bisa menunaikan puasa di tanah suci. Serta bisa melaksanakan Sholat Tarawih di dua masjid yang paling disucikan umat muslim di seluruh dunia, yakni Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah, Umroh Lailatul Qadar Sementara itu, terdapat banyak juga umat muslim yang memilih menunaikan umroh pada 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan. Lantas, kenapa banyak umat muslim yang memilih untuk umroh di 10 hari terakhir bulan Ramadhan ? Karena kebanyakan umat muslim ingin menggapai malam lailatul qadar di masjidil haram mekkah atau Malam Seribu Bulan. Pahala Umroh Lailatul Qadar Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al Qadr ayat 3 : لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ Artinya : “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan” Para Jamaah umroh ingin mengejar malam Qiyamul Lail dengan melakukan berbagai jenis ibadah di Masjidil Haram Mulai dari membaca Al Qur’an, Sholat Sunnah, i’tikaf dan lain-lainnya. Terlebih lagi jika melaksanakan Shalat Lailatul Qadar di Masjidil Haram akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa dan akan bisa merasakan pengalaman yang berbeda. Pendapat Ulama Umroh Ramadhan Beberapa ulama juga menjelaskan, bahwa beribadah pada saat malam Lailatul Qadar terutama menunaikan ibadah umroh lailatul qadar tersebut, akan mendapatkan yang sama dengan seribu bulan atau sekitar 83 tahun lamanya. Oleh karena itu, banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah di malam Lailatul Qadar. Sementara itu, imam besar Masjid New York, Ustadz Samsi Ali menyampaikan, bahwa Lailatul Qadar merupakan hadiah dari Allah SWT bagi setiap umat muslim. Adapun umat muslim yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar akan mendapatkan kebaikan selama seribu bulan. Penutup Semoga untuk seluruh jamaah Cahaya Madinah yang di Tanah Suci selalu mendapatkan kelancaran dan ke khusyukan dalam beribadah, dan bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah

