UMROH SPESIAL (12 Hari) SILVER Paket 12 Hari Umrah Reguler Silver hadir untuk Anda yang ingin merasakan Ibadah dan Menginap di Hotel dekat Masjid terapi masih dengna harga yang terjangkau. Program umrah ini dikesmas melalui metode tematik dengan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) dan penyampaian Manasik Premium selama 30 kali sebelum keberangkatan. Rasakan sensi umrah dengan pengalaman berbeda, hanya di Cahaya Madinah, karena di Cahaya Madinah, pilihan tepat, umrah pun sehat. Akomodasi Perjalanan Paket Umrah Silver 12 Hari tersedia program perjalanan 12 hari dengan akomodasi hotel bintang 4 terbaik di kelasnya. Hotel Mekkah Mira Ajyad Hotel / Setaraf (Jarak Hotel <300M dari Pelataran Masjid) Hotel Madinah Artal Madinah / Setaraf(Jarak Hotel <100M dari Pelataran Masjid) Keunggulan Paket 5 Hari Madinah – 6 Hari Mekkah Pemeriksaan Kesehatan Foto & Video Dokumentasi keberangkatan Pesawat Langsung Kelas Ekonomi Manasik Online 30 Hari Makan 3x Sehari Transportasi Bus AC Asuransi Keberangkatan Bimbingan Ibadah Penuh Daftar Sekarang Daftar sekarang sebelum paket habis dengan cara mengisi form di bawa ini: Kirim Sekarang Tanggal Keberangkatan 27 Juli 2025 11 Agustus 2025 08 September 2025 MASIH BERPIKIR UNTUK MENUNDA UMROH ?? SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN SEGERA AMANKAN SEAT ANDA SEKARANG !!! DAN DAPATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI !!! Notes : Harga diatas sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan kurs dollar dan ketentuan yang diberlakukan. Informasi Seputar Promo Umroh dan Haji? Hubungi kami lewat tombol berikut!!! Hubungi Kami “PROGRAM PERJALANAN UMRAH 12 HARI” HARI KE 1 ( Surabaya – Jeddah – Madinah ) Empat jam sebelum berangkat, jamaah berkumpul di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk memulai perjalanan umroh. Kemudian, jamaah masuk ke dalam bandara untuk proses imigrasi dan menunggu di ruang tunggu dalam bandara yang telah disediakan. Jamaah mulai diterbangkan menuju Jeddah. Ketika jamaah telah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Jamaah kembali mengurus proses imigrasi dan pengambilan bagasi. Jamaah kemudian keluar ke ruang tunggu luar bandara untuk menunggu Bus yang akan membawa jamaah ke Hotel Madinah. HARI KE 2 ( Madinah ) Bangun pagi hari, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi . Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 3 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah bersiap di lobby hotel untuk melakukan Madinah City Tour, (jamaah sudah harus pada Pukul 08.00 dalam keadaan berwudhu, dengan membawa Pakaian Sholat serta uang secukupnya) kemudian perjalanan menuju Masjid Quba (singgah), Masjid Qiblatain, Masjid Saba’-Khandaq (hanya lewat), Jabal Uhud (singgah), dan Pasar Kurma (singgah). Pada sekitar pukul 12.00 jamaah sampai kembali di hotel, jamaah dipersilakan untuk Sholat Dhuhur di Masjid Nabawi. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah Sholat Ashar, jamaah dipersilakan ziarah ke Makam Baqi’ dan mengunjungi Museum Asmaul Husna yang ada di sebelah Masjid Nabawi. Setelah Sholat Isya’, jamaah kembali ke hotel untuk makan malam. Bagi jamaah wanita diharapkan berkumpul diloby hotel setelah makan malam untuk berziarah ke Raudah. Setelah itu, jamaah dipesilahkan kembali ke hotel dan jamaah dipersilakan istirahat. HARI KE 4 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk Sarapan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 5 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 6 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel dan berkemas untuk check out hotel keesokan harinya. HARI KE 7 ( Madinah – Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi, setelah itu jamaah berkumpul di halaman Masjid Nabawi untuk berpamitan pada Rasul. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi.Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Jamaah melakukan check out hotel setelah Sholat Dhuhur dan makan siang. Jamaah berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Dalam perjalanan menuju Makkah, jamaah terlebih dahulu berhenti untuk ambil miqot di Abhyar Ali (Bir Ali). Sesampai di Makkah diperkirakan pukul 20.00, jamaah langsung menuju ke hotel untuk check in dan makan malam. Jamaah mengikuti meeting point pada tempat yang telah ditentukan. Kemudian jamaah dipersilahkan menuju Masjidil Haram untuk mengerjakan umroh pertama. Setelah selesai menunaikan ibadah umroh, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat. HARI KE 8 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Acara bebas, jamaah dipersilahkan untuk memberbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram. (Selama di Makkah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak tawaf sunnah) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 9 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi dan persiapan Makkah City Tour ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arofah, Jabal Rahma, Muzdalifah dan Mina. Bagi Jamaah yang menghendaki Umroh kedua mempersiapkan diri untuk mengambil Miqot di Ji’ronah. Setelah dari Makkah City Tour, jamaah langsung menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Sholat Dhuhur. Jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah makan siang, jamaah langsung menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umroh (Thawaf,Sai dan Tahalul) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 10 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram.Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali
UMROH KEMERDEKAAN
UMROH SPESIAL (12 Hari) KEMERDEKAAN 2025 Paket 12 Hari Umrah Kemerdekaan 2025 bukan hanya memperingati Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga program umrah untuk memerdekakan diri kita dari segala ketakukan, seperti takut atas masalah kesehatan hati, kesehatan jasmani hingga kesehatan fiancial. Program umrah ini dikesmas melalui metode tematik dengan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) dan penyampaian Manasik Premium selama 30 kali sebelum keberangkatan. Rasakan sensi umrah dengan pengalaman berbeda, hanya di Cahaya Madinah, karena di Cahaya Madinah, pilihan tepat, umrah pun sehat. “PEMBIMBING IBADAH” PROFIL USTADZ CHUSNI Bernama Lengkap Chusni Amaludin. S.hi. M. Pd. CDAI, beliau seorang DAI muda dan berpengalaman dalam membimbing ibadah umrah. Selain aktif dibidang Pembimbingan Ibdah Umrah, beliau menjadi pendakwah diberbagai kajian, dan tema favorit beliau yang berjudul “Baitullah Memanggil” Akomodasi Perjalanan Paket Umrah Spesial Kemerdekaan 12 Hari tersedia program perjalanan 12 hari dengan akomodasi hotel bintang 3 terbaik di kelasnya. Hotel Mekkah Olayan Golden / Setaraf (Jarak Hotel <500M dari Pelataran Masjid) Hotel Madinah Jawharat Al Rasheed / Setaraf (Jarak Hotel <100M dari Pelataran Masjid) Keunggulan Paket 5 Hari Madinah – 6 Hari Mekkah Pemeriksaan Kesehatan Foto & Video Dokumentasi keberangkatan Pesawat Langsung Kelas Ekonomi Manasik Online 30 Hari Makan 3x Sehari Transportasi Bus AC Asuransi Keberangkatan Bimbingan Ibadah Penuh Daftar Sekarang Daftar sekarang sebelum paket habis dengan cara mengisi form di bawa ini: Kirim Sekarang “Quad” Sekamar Berempat Rp. 31.500.000,- “Triple” Sekamar Bertiga Rp. 33.500.000,- “Double” Sekamar Berdua Rp. 35.500.000,- MASIH BERPIKIR UNTUK MENUNDA UMROH ?? SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN SEGERA AMANKAN SEAT ANDA SEKARANG !!! DAN DAPATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI !!! Notes : Harga diatas sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan kurs dollar dan ketentuan yang diberlakukan. Informasi Seputar Promo Umroh dan Haji? Hubungi kami lewat tombol berikut!!! Hubungi Kami “PROGRAM PERJALANAN UMRAH 12 HARI” HARI KE 1 ( Surabaya – Jeddah – Madinah ) Empat jam sebelum berangkat, jamaah berkumpul di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk memulai perjalanan umroh. Kemudian, jamaah masuk ke dalam bandara untuk proses imigrasi dan menunggu di ruang tunggu dalam bandara yang telah disediakan. Jamaah mulai diterbangkan menuju Jeddah. Ketika jamaah telah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah. Jamaah kembali mengurus proses imigrasi dan pengambilan bagasi. Jamaah kemudian keluar ke ruang tunggu luar bandara untuk menunggu Bus yang akan membawa jamaah ke Hotel Madinah. HARI KE 2 ( Madinah ) Bangun pagi hari, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi . Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 3 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah bersiap di lobby hotel untuk melakukan Madinah City Tour, (jamaah sudah harus pada Pukul 08.00 dalam keadaan berwudhu, dengan membawa Pakaian Sholat serta uang secukupnya) kemudian perjalanan menuju Masjid Quba (singgah), Masjid Qiblatain, Masjid Saba’-Khandaq (hanya lewat), Jabal Uhud (singgah), dan Pasar Kurma (singgah). Pada sekitar pukul 12.00 jamaah sampai kembali di hotel, jamaah dipersilakan untuk Sholat Dhuhur di Masjid Nabawi. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah Sholat Ashar, jamaah dipersilakan ziarah ke Makam Baqi’ dan mengunjungi Museum Asmaul Husna yang ada di sebelah Masjid Nabawi. Setelah Sholat Isya’, jamaah kembali ke hotel untuk makan malam. Bagi jamaah wanita diharapkan berkumpul diloby hotel setelah makan malam untuk berziarah ke Raudah. Setelah itu, jamaah dipesilahkan kembali ke hotel dan jamaah dipersilakan istirahat. HARI KE 4 ( Madinah ) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk Sarapan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel HARI KE 5 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 6 ( Madinah) Bangun pagi, jamaah melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Makan siang setelah Sholat Dhuhur dan makan malam setelah Sholat Isya’. Acara bebas dilanjutkan dengan beristirahat di hotel dan berkemas untuk check out hotel keesokan harinya. HARI KE 7 ( Madinah – Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh berjamaah di Masjid Nabawi, setelah itu jamaah berkumpul di halaman Masjid Nabawi untuk berpamitan pada Rasul. Jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Jamaah melakukan check out hotel setelah Sholat Dhuhur dan makan siang. Jamaah berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah umroh. Dalam perjalanan menuju Makkah, jamaah terlebih dahulu berhenti untuk ambil miqot di Abhyar Ali (Bir Ali). Sesampai di Makkah diperkirakan pukul 20.00, jamaah langsung menuju ke hotel untuk check in dan makan malam. Jamaah mengikuti meeting point pada tempat yang telah ditentukan. Kemudian jamaah dipersilahkan menuju Masjidil Haram untuk mengerjakan umroh pertama. Setelah selesai menunaikan ibadah umroh, jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat. HARI KE 8 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi. Jamaah dipersilakan Sholat Dhuha di Masjidil Haram. Setelah Sholat Dhuhur, jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Acara bebas, jamaah dipersilahkan untuk memberbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram. (Selama di Makkah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak tawaf sunnah) Jamaah menikmati makan malam setelah Sholat Isya’ dilanjutkan dengan beristirahat di hotel. HARI KE 9 ( Makkah ) Bangun pagi, Sholat Shubuh di Masjidil Haram. Setelah itu, jamaah kembali ke hotel untuk makan pagi dan persiapan Makkah City Tour ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arofah, Jabal Rahma, Muzdalifah dan Mina. Bagi Jamaah yang menghendaki Umroh kedua mempersiapkan diri untuk mengambil Miqot di Ji’ronah. Setelah dari Makkah City Tour, jamaah langsung menuju ke Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah Sholat Dhuhur. Jamaah kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah makan
GEN Z INGIN UMROH ? SIMAK 5 TIPS MENABUNG UMROH UNTUK GEN Z
5 Tips Menabung Umroh untuk Gen Z Ibadah umroh juga merupakan salah satu ibadah yang banyak diimpikan oleh sebagian umat muslim. Termasuk dari Generasi yang lahir pada tahun 1995 hingga 2009 atau biasanya sering disebut dengan Gen z. Selain melakukan liburan atau bepergian ke luar negeri seperti ke Eropa, namun banyak juga dari Gen Z yang ingin menuju tanah suci Mekkah untuk menunaikan Ibadah Umroh. tetapi sebelum berangkat ke Tanah Suci, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan Gen Z. Mulai dari perlengkapan ibadah, dokumen, hingga mempersiapkan fisik kita. Selain itu ada persiapan yang tidak kalah pentingnya, yaitu mempersiapkan biaya. Biaya yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan umroh cukup banyak. Selain itu diperlukan waktu yang tidak singkat untuk mengumpulkan biaya keberangkatan umroh. Salah satu cara untuk mengumpulkan biaya untuk berangkat umroh adalah dengan cara menabung. Tetapi masih ada beberapa umat muslim yang kesulitan untuk menabung, karena disaat bersamaan juga memiliki biaya pengeluaran untuk kebutuhan. Simak informasi dibawah ini untuk mengetahui tips menabung umroh untuk Gen Z yang ingin berangkat menunaikan ibadah umroh. Menentukan Target Tabungan Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang pertama adalah kamu harus menentukan target tabungan kamu. Sebelum kamu menentukan target, kamu perlu menentukan paket umroh yang kamu pilih. Selain itu, pilihlah paket umroh yang sesuai dengan kondisi keuanganmu. Biaya umroh saat ini berkisar antara Rp 27 juta hingga Rp 35 juta per orang, tergantung paket yang dipilih. Setelah kamu memilih paket dan sudah mengetahui harga paket tersebut, tentukan target jangka waktu untuk menabung. Dengan menentukan jangka waktu untuk menabung, kamu dapat mengetahui butuh berapa lama untuk mengumpulkan uang untuk biaya melaksanakan ibadah umroh. Selain itu, kamu juga akan mengetahui berapa nominal yang akan kamu tabung setiap harinya. Menyisihkan Penghasilan Cara menabung yang paling efektif adalah dengan cara menyisihkan penghasilan. Dengan cara ini kamu harus menyisihkan penghasilan yang kamu dapatkan. Selain itu, kamu juga harus menentukan berapa nominal yang harus kamu sisihkan untuk ditabung. Sebagai contoh Sisihkan 10% dari penghasilan setiap bulan. Misalnya, jika penghasilan bulanan Anda Rp3.000.000, alokasikan sekitar Rp300.000 untuk tabungan umroh. Atau juga bisa Gunakan metode 50/20/30: Alokasikan 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 20% untuk tabungan darurat, dan 30% untuk menabung umroh. Cara ini diperlukan komitmen dan konsisten dalam menyisihkan biaya. Jika kamu bisa bisa konsisten melakukan cara ini, kamu akan bisa dengan cepat berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan umroh. Mencari Penghasilan Tambahan Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang ketiga ini cukup mudah untuk dilakukan. Karena pada saat ini, cukup banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya adalah menjadi pekerja paruh waktu. Selain itu kamu juga bisa mencari pekerjaan online, sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan utama kamu. Setelah mendapatkan penghasilan tambahan, kamu bisa gunakan sebagian atau seluruh penghasilan tersebut untuk kamu tabung. Dengan begitu kamu tidak perlu menyisihkan terlalu banyak dari penghasilan utama kamu. Mencari Promo Tips Menabung Umroh untuk Gen Z selanjutnya adalah Mencari Promo Umroh. Secara umum, ada beberapa travel umroh yang memiliki promo. Promo tersebut bisa berupa potongan harga atau diskon. Kamu dapat mengambil promo tersebut, agar kamu mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kamu juga dapat menghemat biaya yang kamu gunakan untuk mendaftar keberangkatan umroh. Tetapi kamu juga harus waspada untuk tidak tergiur dengan promo yang tidak wajar. Oleh karena itu, kamu juga harus pintar untuk memilih promo. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan syarat-syarat dan ketentuannya sehingga biaya yang kamu sudah tabung tidak akan hilang sia-sia. Itulah beberapa tips buat kamu yang ingin menabung untuk melaksanakan ibadah umroh. Sebelum menjalankan tips-tips di atas, kamu harus memiliki niat dan komitmen. Karena jika kamu tidak memiliki niat dan komitmen, maka kemungkinan besar apa yang kamu lakukan tidak akan terwujud. Hindari Pengeluaran tidak Perlu Tips Menabung Umroh untuk Gen Z yang kelima adalah hindari pengeluaran yang tidak perlu. Tips yang satu ini sangat penting untuk diterapkan, karena umumnya tidak sedikit dari Gen Z yang memiliki pengeluaran yang tidak perlu. Seperti makan diluar, hangout, liburan, belanja barang-barang yang tidak perlu dan lain sebagainya. Sebaiknya gunakan uang tersebut untuk menabung umroh dibanding digunakan untuk membeli hal-hal yang tidak perlu. Penutup Itulah beberapa tips menabung umroh untuk Gen Z. Bagi Gen Z menabung untuk berangkat umroh memang dibutuhkan konsistensi dan kesabaran. Tetapi dengan disiplin dan perencanaan yang tepat, impian kamu untuk berangkat menuju tanah suci pasti terwujud. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
Umroh Lailatul Qadar
Umroh Lailatul Qadar Setiap umat muslim pasti memiliki impian untuk menunaikan ibadah umroh di tanah suci. Terlebih lagi pada saat bulan Ramadhan. Karena banyak ulama yang menyampaikan bahwa umroh saat bulan memiliki keistimewaan tersebut Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang penuh berkah. Pada bulan tersebut, banyak umat muslim yang berlomba-lomba berbuat kebaikan. Karena pada bulan tersebut Allah SWT memberikan pahala yang berlimpah bagi siapa saja yang berbuat kebaikan. Oleh karena itu, banyak umat muslim yang ingin menunaikan ibadah umroh di tanah suci pada saat memasuki bulan ramadhan. Karena setiap umat muslim ingin mengambil berkah sebanyak-banyaknya dan berlomba-lomba untuk pahala. Selain itu melaksanakan umroh pada saat bulan Ramadhan juga akan mendapatkan amalan setara ibadah haji. Sebagaimana sabda Rasul pada sebuah Hadits Ibnu Majah yang berbunyi : ﻋَﻦْ ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻋُﻤْﺮَﺓٌ ﻓِﻲ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺗَﻌْﺪِﻝُ ﺣَﺠَّﺔً Artinya, “Dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Umrah di bulan Ramadhan menyamai ibadah haji,” (HR Ibnu Majah). Menunaikan ibadah umroh saat bulan ramadhan juga akan mendapatkan pengalaman luar biasa yang tidak akan pernah terlupakan karena bisa menunaikan puasa di tanah suci. Serta bisa melaksanakan Sholat Tarawih di dua masjid yang paling disucikan umat muslim di seluruh dunia, yakni Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah, Umroh Lailatul Qadar Sementara itu, terdapat banyak juga umat muslim yang memilih menunaikan umroh pada 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan. Lantas, kenapa banyak umat muslim yang memilih untuk umroh di 10 hari terakhir bulan Ramadhan ? Karena kebanyakan umat muslim ingin menggapai malam lailatul qadar di masjidil haram mekkah atau Malam Seribu Bulan. Pahala Umroh Lailatul Qadar Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al Qadr ayat 3 : لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ Artinya : “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan” Para Jamaah umroh ingin mengejar malam Qiyamul Lail dengan melakukan berbagai jenis ibadah di Masjidil Haram Mulai dari membaca Al Qur’an, Sholat Sunnah, i’tikaf dan lain-lainnya. Terlebih lagi jika melaksanakan Shalat Lailatul Qadar di Masjidil Haram akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa dan akan bisa merasakan pengalaman yang berbeda. Pendapat Ulama Umroh Ramadhan Beberapa ulama juga menjelaskan, bahwa beribadah pada saat malam Lailatul Qadar terutama menunaikan ibadah umroh lailatul qadar tersebut, akan mendapatkan yang sama dengan seribu bulan atau sekitar 83 tahun lamanya. Oleh karena itu, banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah di malam Lailatul Qadar. Sementara itu, imam besar Masjid New York, Ustadz Samsi Ali menyampaikan, bahwa Lailatul Qadar merupakan hadiah dari Allah SWT bagi setiap umat muslim. Adapun umat muslim yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar akan mendapatkan kebaikan selama seribu bulan. Penutup Semoga untuk seluruh jamaah Cahaya Madinah yang di Tanah Suci selalu mendapatkan kelancaran dan ke khusyukan dalam beribadah, dan bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah
5 JAMAAH UMROH TERDEPORTASI KARENA INI
JAMAAH UMROH TERDEPORTASI !!! Lima orang jemaah umrah asal Indonesia ditangkap oleh Aparat Keamanan Arab Saudi pada Selasa 12 Maret 2024 di Makkah sekitar pukul 22.13 WAS. Kelimanya ditangkap secara sepihak oleh Polisi Saudi karena dituduh melakukan praktik berjualan secara illegal di tanah suci. Dari kelimanya, 4 orang diketahui merupakan jemaah dari Travel umroh Denpasar dan 1 jamaah berasal dari Jawa Barat diketahui keempat jemaah tersebut tergabung dalam rombongan umroh berjumlah 23 orang dan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta (CGK) pada Jumat, 8 Maret pukul 00.40 WIB dengan penerbangan Saudi Arabia (SV 827) ke Jeddah JED. Rombongan akan melaksanakan umrah selama 8 hari dengan Rencana kepulangan sesuai dengan tiket pada hari Jumat tanggal 15 Maret pukul 19.15 WAS by dengan maskapai Saudia (SV 816). Namun pada tanggal 12 Maret pukul 22.13 WAS ada 4 orang jamaah (Denpasar) yang di tangkap Askar/Polisi sesaat setelah belanja buat oleh-oleh (Pakaian, Sorban, dll) dengan sangkaan “berjualan pakaian” dan infonya 1 orang jamaah (Jawa Barat) secara bersamaan,” demikian seperti dikutip dari keterangaan BB Tour yang diterima himpuhnews pada Rabu (20/03). Setelah diputus bersalah, 5 jemaah tadi lalu dikenai sanksi berupa Tarhil (Deportasi). Atas kasus pihak travel langsung berkoordinasi dengan Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi dan pihak Muasasah untuk menindak lanjuti dan mencari mencari jalan keluar atas permasalahan ini. Namun hingga berita ini dirilis masih belum ada informasi maupun keterngan lebih lanjut. “Kami berharap mereka bisa keluar dari Saudi Arabia dengan Normal, karena kalau melalui Tarhil berkonsekuensi terhadap tidak diterimanya mereka masuk kembali ke Saudi selama 10 tahun kedepan,” demikian penuturan dari travel umroh Denpasar. Sebagai informasi tambahan, seluruh jamaah selain yang 4 orang itu, sudah kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat. HIMBAUAN BAGI JAMAAH UMROH Kami dari team Cahaya Madinah menghimbau bagi seluruh jamaah Umroh Cahaya Madinah khususnya, untuk tetap menjaga kondusifitas dan mentaati peraturan yang berlaku ditanah suci. Tak kalah penting juga untuk selalu berfokus dalam setiap rangkaian Ibadah umrah serta sunnah-sunnah yang lainnya. SOLUSI CAHAYA MADINAH Khusus jamaah Cahaya Madinah, jika membutuhkan oleh-oleh tidak perlu repot-repot bawa ini dari tanah suci, cukup kirim pesan dengan Admin Cahaya Madinah, insyaAllah kami akan memfasilitasi belanja oleh-oleh melalui Toko Pusat Oleh-oleh Umrah dan Haji kami, Yaitu Azzahra. Azzara Hadir bermaksud agar jamaah berfokus ibadah saat di tanah suci dan tidak perlu repot dengan barang bawaan berupa oleh-oleh dari tanah suci, dan insyaAllah kualitas dari produk Azzara 100% Original seperti di Tanah Suci. PENUTUP Semoga untuk seluruh jamaah Cahaya Madinah yang di Tanah Suci selalu mendapatkan kelancaran dan ke khusyukan dalam beribadah, dan bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah
Umroh Ramadhan 2024 Membludak, Saudi Batasi Umroh
Umroh Ramadhan 2024 Membludak Setiap Umat Muslim di Dunia pasti tidak ingin melewatkan untuk menunaikan umrah saat bulan suci Ramadhan, pasalnya jika umat muslim menunaikan umrah Ramadhan akan mendapatkan banyak amalan. Salah satu amalan menunaikan umrah saat bulan suci ramadan adalah Pahala Sholat dilipatgandakan oleh Allah SWT. Bahkan terdapat keutamaan lainnya yaitu jika menunaikanumroh saat bulan suci ramadan akan mendapat Pahala setara menunaikan Ibadah Haji bersama Nabi Muhammad SAW. Tetapi ada salah satu hal yang wajib menjadi perhatian bagi Jamaah yang ingin menunaikan umrah saat bulan ramadan , yakni kepadatan jamaah umrah. Terlebih lagi pada tahun 2024 ini kondisi tanah suci penuh akan jamaah yang akan melaksanakan ibadah umroh. Sikap Pemerintah Arab Saudi Terkait membludaknya jamaah umrah di bulan ramadan, Pemerintah Arab Saudi sudah mengambil sikap dan tindakan untuk mengatasi membludaknya jamaah umrah saat bulan suci ramadan tahun 2024 ini. Dalam upaya untuk menanggulangi membludaknya jamaah umroh saat bulan ramadhan yang setiap tahunnya tak terhindarkan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan memberlakukan kebijakan baru yang melarang jamaah untuk menunaikan umrah lebih dari satu kali selama bulan ramadan . Dilansir dari Saudi Gazette Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan, izin untuk melakukan dua atau lebih ibadah umrah tidak dikeluarkan selama bulan suci. Langkah tersebut untuk meminimalisir kepadatan dan memberikan kesempatan bagi Jamaah Umrah lainnya untuk menunaikan umroh dengan aman dan nyaman selama bulan suci (sumber : nu.or.id) Keputusan tersebut dibuat sebagai tindak lanjut atas membludaknya jamaah umrah saat bulan suci ramadhan. Akan tetapi membludaknya jamaah umrah saat bulan ramadan seringkali berakibat atas ketidaknyamanan jamaah untuk menunaikan ibadah umrah dengan khusyuk. Penerapan Sistem Baru Selain itu, di dalam sistem aplikasi nusuk yang mengatur izin pelaksanaan umrah, sudah menerapkan sistem hanya satu kali umroh, bagi jamaah yang mengajukan izin umrah lebih dari sekali saat bulan ramadan akan mendapat pesan “Penerbitan izin gagal”. Hal tersebut bertujuan agar setaiap jamaah umrah memliki kesempatan yang sama untuk menunaikan umroh dengan aman dan nyaman. Kementrian Haji Umrah Arab Saudi juga memberikan Himbauan kepada Jamaah untuk mematuhi kebijakan baru ini. Tanggapan Pemerintah Indonesia. Terkait Peraturan Baru bagi Jamaah tidak menunaikan umroh lebih dari satu kali, Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil memberikan tanggapanya setelah Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan tersebut. Yaqut menyampaikan, mana yang kompatibel dengan aturan Pemerintah Indonesia dan mana yang tidak akan disimkronkan dengan aturan yang berlaku. Ia juga berharap bisa mendapatkan informasi terkait aturan yang kompatibel tentang pelaksanaan ibadah umrah saat bulan suci ramadhan. Penutup Semoga Sahabat Cahaya Madinah bisa segera menunaikan ibadah umroh saat bulan suci ramadan . Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah umrah
5 KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN, YANG KEDUA SANGAT ISTIMEWA
5 KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN Sudah menjadi hal yang sangat umum, jika bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat muslim, tidak hanya umat muslim indonesia melainkan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Pada ramadhan ini seluruh umat muslim berbondong-bondong untuk berbuat kebaikan untuk mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya. Pada Ramadhan juga umat muslim melaksanakan rukun islam yang ke 3, yaitu puasa. Setiap umat muslim wajib hukumnya untuk menjalankan ibadah puasa. Selain berpuasa, ada salah satu ibadah yang dianjurkan, yaitu ibadah umrah di Tanah Suci. Selain itu Ramadhan juga merupakan bulan suci istimewa penuh kemuliaan dan juga penuh dengan keberkahan yang sayang apabila dilewatkan begitu saja. Terlebih lagi, ada banyak keutamaan dan keistimewaan pada Ramadhan ini, sehingga ramadhan bisa menjadi waktu terbaik dan tepat bagi seluruh umat muslim untuk memperbaiki diri meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. lantas, apa saja keistimewaan dan keutamaan ramadhan ? simak penjelasannya di bawah ini 1. Malam diturunkan al quran Keistimewaan pertama bulan ramadhan adalah bulan diturunkannya kitab suci umat muslim yakni al qur’an. Dimana pada bulan yang suci ini al quran diturunkan kepada nabi muhammad saw. Al quran diturunkan pada malam 17 bulan suci ramadhan. Pada saat al quran diturunkan kepada nabi muhammad saw, terjadi perubahan besar terhadap peradaban umat muslim di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim, kerana pada bulan tersebut merupakan bulan diturunkannya kitab suci umat muslim yakni al quran untuk memperingati diturunkan al quran, seluruh umat muslim menggelar kegiatan seperti membaca dan khataman al quran pada malam ke 17 ramadhan. 2. Terdapat malam lailatul qadar Selain bulan diturunkannya al quran, terdapat keistimewaan ramadhan yang lain, yakin malam lailatul qadar. Malam lailatul qadar merupakan salah satu malam yang sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. malam lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Pada malam lailatul qadar tersebut umat muslim berbondong-bondong untuk memperbanyak ibadah dan juga memperbanyak melakukan kebaikan terhadap sesama. Malam lailatul qadar umumnya berlangsung pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir pada bulan ramadhan. barang siapa yang mendapatkan keistimewaan lailatul qadar ini akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa, salah satunya adalah mendapatkan amalan ibadah setara ibadah selama puluhan tahun. 3. Bulan doa-doa terkabul Keistimewaan bulan ramadhan berikutnya adalah doa yang dipanjatkan lebih mudah terkabul. Sebenarnya doa bisa dikabulkan kapan saja tergantung dari kehendak dari allah swt, jadi kita bisa memanjatkan doa kapan saja ketika kita mau atau sedang membutuhkan. tetapi, ketika memanjatkan doa saat bulan suci ramadhan, segala macam jenis doa yang kita panjatkan akan lebih mudah untuk dikabulkan. Oleh karena itu bulan puasa dianggap sangat istimewa, karena pada bulan tersebut doa-doa yang dipanjatkan akan lebih mudah terkabul. 4. Pahala dilipatgandakan Keistimewaan bulan ramadhan selanjutnya adalah pahala dilipatgandakan ketika melakukan amalan-amalan. Selain menjalankan ibadah wajib, banyak amalan lain yang bisa kamu lakukan pada bulan ramadhan, salah satunya adalah berbuat baik kepada sesama atau menunaikan ibadah sunnah seperti membaca al-quran, dzikir pagi dan petang. Tetapi perlu diingat ketika melakukan suatu amalan harus diniatkan dari hati untuk mendapatkan keberkahan dan kenikmatan dari oleh allah swt bukan untuk mendapatkan kenikmatan sesaat saja. 5. Pintu Kebaikan dibuka. Keistimewaan bulan ramadhan berikutnya adalah pintu kebaikan dibuka selebar-lebarnya, sehingga bagi umat muslim yang berbuat kebaikan akan berbalik mendapatkan kebaikan juga. Selain itu, orang-orang yang sebelumnya memiliki hati yang keras akan berubah memiliki hati yang lembut dan baik kepada sesama muslim pada saat bulan puasa. Karena sesungguhnya allah swt maha membolak-balikan hati hati seseorang dengan mudah. PENUTUP Itulah 5 keistimewaan bulan suci ramadhan. Semoga keluarga Arofahmina senantiasa mendapatkan kenikmatan dan keberkahan di bulan ramadhan, serta mendapat pahala yang dilipatgandakan Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
MENIKAH DI MASJIDIL HARAM & MASJID NABAWI
AKAD NIKAH DI TANAH SUCI Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi – Sahabat Cahaya Madinah, siapa sih yang tidak ingin menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci ? sudah dapat dipastikan bahwa seluruh umat muslim di seluruh Dunia pasti ingin menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Pada saat menunaikan Umrah di Tanah Suci, terdapat banyak hal dan momen yang tidak akan terlupakan para para jamaah umroh, seperti saat ziarah di makam Nabi Muhammad SAW Madinah, berdoa dan memohon ampun di depan Kabah Masjidil HaromMekah dan lain sebagainya. Tetapi apakah Sahabat Cahaya Madinah sudah tahu, bahwa ada salah satu hal yang bisa menjadi momen bersejarah dalam hidup yang bisa Sahabat Cahaya Madinah lakukan ketika berada di tanah suci ? momen tersebut adalah melangsungkan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi Mulai saat ini (30/01/2024) para jamaah umrah atau peziarah yang mengunjungi Tanah Suci boleh melangsungkan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjid Masjidil . Akad Nikah tersebut bisa dilaksanakan di salah satu dari dua masjid suci yang berada di Arab Saudi, yakni Masjidil Haram, Mekah dan juga Masjidil Nabawi, Madinah. Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Diperbolehkannya menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi tersebut mendapat izin secara resmi dari Pemerintahan Arab Saudi. Dilansir dari situs Detik.com, bahwa diperbolehkannya menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Haram dan Masjid Masjidil tersebut diresmikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Upaya tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar para Jamaah Umroh atau wisatawan di Arab Saudi mendapat momen dan pengalaman yang luar biasa ketika mengunjungi kota suci Makkah dan Madinah. Meskipun Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan izin untuk menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi , tetapi setiap orang atau pengunjung yang akan menyelenggarakan akad nikah tersebut tetap mengikuti peraturan yang berlaku. Menurut Ahli Pernikahan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Menurut beberapa ahli Agama, bahwa menyelenggarakan akad nikah atau Menikah di Masjidil Harom dan Masjidil Nabawi diperbolehkan dalam ajaran islam, Selain itu, Musaed Al Jabri, pejabat pernikahan Arab Saudi juga menyampaikan, bahwa Nabi Muhammad SAW juga pernah menyelenggarakan akad nikah atau pernikahan di tempat tersebut. Al Jabri juga menambahkan, banyak dari penduduk lokal kota Madinah juga melakukan pernikahan di Masjidil Nabawi. Bahkan hal tersebut juga sudah menjadi kebiasaan atau tradisi yang umum. “Beberapa dari pasangan mempelai memiliki tradisi untuk mengundang keluarga besar dan juga kerabat ketika melangsungkan pernikahan. Namun seringkali rumah dari keluarga mempelai tidak bisa menampung banyaknya semua tamu undangan,” Ujar Al Jabri. “maka pernikahan dilangsungkan di tempat yang lebih besar, salah satunya masjid Nabawi “ sambung Al Jabri. Beberapa dari masyarakat percaya, bahwa ketika melangsungkan pernikahan di Masjid dapat membawa keberkahan dan juga keberuntungan baik bagi yang melangsungkan pernikahan ataupun bagi yang hadir menjadi saksi pernikahan. Meskipun demikian, tetap penting juga untuk tetap memperhatikan kesucian di dalam masjid, karena masjid juga tempat untuk ibadah. Penutup Itulah sedikit informasi mengenai diperbolehkannya melangsungkan pernikahan di dua masjid suci umat muslim, yakni Masjidil Haram, Makkah dan juga Masjid Nabawi, Madinah. Semoga suatu sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian untuk menunaikan umrah bisa segera Umrah ataupun mungkin Sahabat Cahaya Madinah juga memiliki impian untuk melangsungkan pernikahan Masjidil Harom, Makkah dan juga Masjidil Nabawi, Madinah. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh
AWAS !!! BERIKUT LARANGAN UMROH & HAJI
Larangan Umroh & Haji yang Wajib Dihindari Oleh Jamaah Sahabat Cahaya Madinah, bagi kamu yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh, perlu memperhatikan beberapa tata cara dan aturan yang berlaku agar ibadah Haji atau Ibadah Umroh yang dilaksanakan sah dan diterima oleh Allah SWT. Selain itu, Sahabat Cahaya Madinah juga harus memahami larangan-larangan yang harus dihindari saat pelaksanaan ibadah haji atau Ibdah umroh. Berikut larangan-larangan umroh atau haji yang wajib diketahui jika Sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh : Larangan Umroh bagi Jamaah Pria : Ihram atau Kain Ihram merupakan pakaian yang digunakan oleh Jamaah Umrah atau HajiPria saat melaksanakan ibadah umroh dan haji. Oleh karena itu Jamaah Umrah atau Haji pria diwajibkan untuk menggunakan Kain Ihram. Selain itu Ihram yang digunakan tidak boleh dijahit dan mengikuti lekuk tubuh. Saat sedang menggunakan Ihram, Jamaah Umrah atau Haji pria dilarang menggunakan pakaian lainnya, termasuk kaos dan pakaian dalam. Selain itu, Jamaah pria juga dilarang untuk menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan juga penutup kepala seperti kopiah dan sejenisnya. Larangan Umroh bagi Jamaah Wanita : Jamaah Umrah atau Hajiwanita wajib memakai busana yang menutupi aurat saat melaksanakan ibadah haji atau Ibadah umroh di tanah suci. Meskipun demikian, Jamaah wanita dilarang untuk menggunakan sarung tangan atau sejenisnya yang dapat menutupi telapak tangan. Serta, Jamaah Umrah atau Haji wanita juga dilarang untuk menutupi bagian wajah, termasuk menggunakan cadar juga dilarang saat melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh. Larangan Umroh lainnya : Dilarang menggunakan parfum atau sejenisnya saat dalam keadaan berIhram Dilarang memotong kuku dan mencabut bulu selama ber-Ihram Dilarang mengganggu dan membunuh Hewan saat dalam keadaan berIhram Dilarang merusak atau memotong Pepohonan. Serta juga dilarang untuk mencabut tanaman saat selama berIhram Jamaah dilarang untuk melamar, menikah, menjadi saksi nikah selama dalam keadaan berIhram Dilarang bermesraan, bercumbu dan sejenisnya saat sedang ber-Ihram. Termasuk juga dilarang untuk melakukan hubungan suami-istri Selama melaksanakan ibadah haji atau umroh, seluruh Jamaah diharuskan untuk menjaga ucapan. Termasuk juga dilarang menggunakan kata-kata kasar dan kotor. Penutup Itulah beberapa larangan-larangan umroh atau haji yang wajib untuk diketahui oleh Sahabat Cahaya Madinah yang memiliki impian atau rencana untuk melaksanakan ibadah Haji atau Ibadah Umroh di Tanah Suci. Dengan adanya larangan-larangan Umrah atau Haji tersebut, diharapkan Jamaah Umrah atau Ibadah Haji tidak melanggar larangan-larangan umroh atau haji tersebut agar ibadah haji ataun Ibadah umroh yang dilaksanakan sah dan Ibadah Umroh atau Ibaah Hajinya diterima oleh Allah SWT. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh.
TERGOLONG IBADAH SUNNAH, INILAH 10 KEISTIMEWAAN UMROH
Tergolong Ibadah Sunnah, inilah 10 Keistimewaan Umroh Ibadah Haji merupakan salah satu dari lima rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim. Namum, tidak banyak umat muslim yang mampu melaksanakan ibadah Haji karena biaya yang dikeluarkan cukup banyak. Selain itu, pelaksanaan Ibadah Haji juga terbatas oleh waktu dan kesediaan jamaah yang dapat melakukannya pada waktu tertentu. Sehingga banyak umat muslim yang lebih memilih untuk melaksanakan ibadah umrah. Karena Ibadah Umrah dapat dilaksanakan kapan saja dan biayanya juga relatif lebih murah dari Ibadah Haji. Selain itu, melaksanakan ibadah Umrah hukumnya sunnah, sehingga tidak wajib untuk dilakukan. Meskipun termasuk ibadah sunnah, tetapi terdapat beberapa keistimewaan ibadah umrah yang baik jika dilaksanakan. Apa saja keistimewaan melakukan ibadah Umrah ? simak penjelasannya dibawah ini. 1. Menghapus Dosa “Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah (menghapuskan dosa) di antara keduanya dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain surga.” (HR. Bukhari). Dari hadits diatas disebutkan bahwa seseorang orang akan dihapuskan dosanya, jika seseorang telah melaksanakan ibadah Umrah sebelumnya, kemudian melaksanakan ibadah umrah di tahun berikutnya. Maka diantara kedua waktu umrah tersebut akan dihapuskan dosa-dosanya. 2. Hati Menjadi Tenang Berdoa saat melaksanakan ibadah umrah akan membuat hati menjadi tenang dan sabar. Selain itu, dengan berdoa saat menjalankan ibadah umrah juga dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih tentram. 3. Pahala Shalat Dilipatgandakan Jika pada umumnya melaksanakan sholat hanya mendapatkan pahala 1 derajat bila shalat sendiri dan pahala 27 derajat bila berjamaah. Namum, ketika melaksanakan sholat saat ibadah umrah akan mendapatkan pahala 1000 kali lipat hingga 100.000 kali lipat dari sholat pada umumnya. 4. Meningkatkan Iman dan Taqwa Melaksanakan ibadah umroh juga dapat meningkatkan iman dan taqwa. Dengan melakukan ibadah umrah, berarti orang tersebut juga berusaha untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT. 5. Media Jihad Bagi Perempuan Jihad merupakan salah satu ibadah yang memperlukan pengorbanan pasar, sehingga pahala yang dijanjikan adalah surga. Dulu, jihad dilakukan dengan mengikuti perang untuk membela islam tetapi perempuan dilarang mengikutinya karana fisiknya lemah. Sehingga Allah SWT memberikan pilihan lain untuk perempuan melakukan jihad dengan cara melaksanakan ibadah Haji atau Umrah. 6. Doa Akan Dikabulkan “Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka dan mereka datang, maka mereka minta kepada Allah dan Allah akan mengabulkan.” (HR. Al-Bazzar). Dari hadist diatas disebutkan keistimewaan umrah lainnya adalah doa akan dikabulkan. Orang-orang yang melaksanakan ibadah umroh merupakan para tamu Allah SWT, sehingga bagi orang yang melaksanakan ibadah umroh akan dikabukan semua doanya oleh Allah SWT. 7. Mendapat Keberkahan Melaksanakan ibadah umrah dapat memberikan keberkahan bagi setiap orang yang menjalankannya. Jika melaksanakan ibadah umrah dengan hati yang ikhlas dan juga dilaksanakan dengan khusyu’ maka akan menjadi ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Ketika ibadah umroh diterima, maka hidup kita akan diberikan keberkahan dan kenikmatan. 8. Dijanjikan Surga Keistimewaan Umroh berikutnya adalah akan dijanjikan tempat di surga. Bagi setiap orang yang melaksanakan umrah dengan hati yang ikhlas dan menjalankannya dengan benar, maka akan mendapatkan pahala yang sangat besar dan akan mendapatkan surga. 9. Dijauhkan dari Kemiskinan Allah SWT memberikan keistimewaan kepada setiap orang yang melaksanakan ibadah umrah dengan menjauhkan kemiskinan dan kekafiran. Seperti yang disampaikan oleh hadist dibawah ini. “Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.” (HR. Tirmidzi) 10. Wafat saat Umrah, Pahala dicatat sampai Kiamat Keistimewaan Umroh yang terakhir adalah jika seseorang meninggal dunia saat melaksanakan umrah maka pahalanya akan dicatat sampai hari kiamat itu tiba. Keistimewaan ini dapat diberikan ketika seseorang melakukan ibadah umrah dengan khusyu’ dan menjalankannya dengan cara yang benar. Meskipun rukun umrahnya belum terlaksana semuanya, tetapi Allah SWT sudah menjanjikan pahala baginya. Penutup Itu dia berbagai keistimewaan saat melaksanakan ibadah umrah serta penjelasannya. Meskipun ibadah umroh hukumnya sunnah, tetapi ibadah umrah memiliki beragam keistimewaan yang dapat memberikan kita pahala dan juga meningkatkan keimanan kita terhadap Allah SWT. Bagi Sahabat Cahaya Madinah yang berkeinginan atau memiliki rencana untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci silahkan kunjungi laman paket umroh Cahaya Madinah Kunjungi juga Youtube Channel Cahaya Madinah untuk mendapatkan infomarsi seputar perjalanan Ibadah Umroh.

